Langgar Aturan PPKM, Petugas Bubarkan Pengunjung Kedai Kopi dan Angkringan di Solo

Kompas.com - 12/01/2021, 19:50 WIB
Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan.

SOLO, KOMPAS.com - Petugas gabungan Satgas Covid-19 Solo, Jawa Tengah, membubarkan pengunjung angkringan (HIK) dan kedai kopi yang melanggar protokol kesehatan pada hari pertama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021) malam.

 

Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan mengatakan, pembubaran pengunjung tersebut karena melebihi 25 persen dari kapasitas tempat duduk dengan jaga jarak antar orang paling sedikit 1,5 meter.

"Kalau masih ada kerumunan di rumah makan, warung dan sebagainya kita beri surat peringatan 1 terus kita bubarkan. Kemudian kalau nanti masih ngeyel mekanismenya SP 1, SP 2 dan SP 3 ditutup. Lalu yang melakukan kerumunan kita swab," terang Arif di Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Pemkot Solo Beri Kelonggaran Jam Operasional Warung Makan hingga Pusat Kuliner, Asalkan...

Arif menuturkan, pengunjung angkringan dan kedai kopi yang tidak mematuhi prokes berada di Kawasan Jalan Ir Sutami, Jalan Bhayangkara, dan wilayah Kecamatan Banjarsari.

Selain itu, lanjutnya, pemilik dua tempat usaha tersebut juga diberikan teguran.

"Kemarin kita bagi lima tim untuk melaksanakan patroli. Kerumunan pengunjung kita temukan ada yang makan di HIK dan kedai kopi langsung kita bubarkan," kata dia.

Dia menambahkan, jika pada hari kedua PPKM masih ditemukan ada kerumunan pengunjung dan melanggar prokes, maka pemilik usaha langsung diberikan SP 1.

"Pembubaran kerumunannya tetap. Tapi untuk pengusahanya hari ini nanti kita berikan SP 1. Kalau sudah SP 3 kita cabut izin usahanya. Kalau dia tidak punya izin kita yustisi," kata dia.

Menurut Arif, pemilih usaha wajib mematuhi protokol kesehatan ketat meski telah diberikan kelonggaran jam operasional.

"Kalau beli dibawa pulang tidak masalah. Tapi 25 persen makan di tempat kita ketatkan. Misalnya ada lima tikar ya satu tikar satu orang. Pokoknya jarak 1,5 meter tetap dilaksanakan," tegasnya.

Baca juga: PPKM di Solo Mulai Senin, Anak Kurang 15 Tahun Dilarang Masuk Mal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X