Kompas.com - 12/01/2021, 18:24 WIB

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga melarang warga menggelar pesta pernikahan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM di Salatiga sendiri dilaksanakan pada 11-25 Januari 2021.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, untuk masyarakat yang sudah mengajukan izin sebelum masa PPKM, kegiatan tetap diizinkan dengan protokol kesehatan yang ketat dan jumlahnya dibatasi.

"Di situ nanti akan ada petugas yang mengawasi dan mengatur agar kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan," jelasnya kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Masa PPKM, Wali Kota Salatiga: Pembatasan Tidak Akan Menyusahkan Masyarakat

Yuliyanto menambahkan, operasi yustisi yang melibatkan Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Perhubungan dimaksudkan untuk mengawasi aktivitas masyarakat di Kota Salatiga, khususnya dalam melakukan kegiatan ekonomi agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan.

Selain membatasi kegiatan masyarakat, Yuliyanto juga memerintahkan untuk menutup sementara tempat-tempat berkumpulnya warga seperti Lapangan Pancasila, Taman Bendosari, Taman Tingkir dan Taman Sidomukti.

“Khusus untuk Lapangan Pancasila, Taman Bendosari, Sidomukti dan Tingkir yang tidak langsung menyentuh ekonomi masyarakat sementara ditutup dulu sampai tanggal 25 Januari 2021. Begitu pula untuk kegiatan masyarakat, termasuk hajatan. Hanya yang bersinggungan dengan ekonomi yang tetap berjalan tapi diawasi lebih ketat dengan bantuan TNI/Polri,” papar Yuliyanto.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Atas Angka Nasional, PPKM di Kabupaten Semarang Diperketat

Terkait dengan aktivitas ASN di Pemkot Salatiga, Yuliyanto menegaskan, tidak akan memberlakukan Work from Home (WFH).

Menurutnya, WFH hanya diberlakukan terhadap ASN yang bergejala Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraida menuturkan, kasus Covid-19 meningkat tajam hingga masuk ke zona merah setelah masa liburan pada akhir Oktober dan meningkat lagi setelah liburan Natal serta Tahun Baru 2021.

"Posisi positivity rate saat ini dari 100 orang yang di-swab oleh DKK, terdapat 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan sebagian besar adalah angka suspek yang ada di rumah sakit," ungkapnya.

Dia menilai kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan perlu ditingkatkan.

“Posisi sudah terlambat dan datang ke pelayanan kesehatan sudah dalam kondisi bergejala yang mengakibatkan adanya kematian hampir tiap hari akhir-akhir ini,” jelas Zuraida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.