Kasus Covid-19 di Atas Angka Nasional, PPKM di Kabupaten Semarang Diperketat

Kompas.com - 12/01/2021, 17:06 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo

UNGARAN, KOMPAS.com - Persentase kasus aktif dan kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berada di atas angka nasional.

Karenanya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan dilakukan secara ketat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dr Ani Rahardjo mengatakan, hingga 10 Januari 2021, persentase kasus aktif 20,97 persen, sementara untuk nasional 14,8 persen.

"Sementara untuk kematian 3,67 persen dan nasional 2,91 persen," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021) di Ruang Bina Praja, Kompleks Kantor Bupati Kabupaten Semarang, dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Tak Gunakan Masker di Masa PPKM, Tiga Bocah Dihukum Baca Teks Pancasila

Kemudian, untuk angka kesembuhan di Kabupaten Semarang tercatat 75,37 persen dan nasional 82,34 persen.

Ani mengungkapkan, Kabupaten Semarang masuk dalam zona risiko penyebaran sedang.

Dari 19 kecamatan yang ada, sebanyak 18 kecamatan di antaranya merupakan wilayah zona risiko sedang.

"Zona risiko tinggi hanya di Kecamatan Ungaran Timur," jelasnya.

Menurut Ani, dengan pertimbangan tersebut maka Kabupaten Semarang perlu memberlakukan PPKM.

“Pertimbangan lainnya termasuk pemanfaatan atau keterisian tempat tidur dan ketersediaan ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit,” tegas dia.

Baca juga: Pelanggaran PPKM di Bali, Ada WNA yang Ngotot Belanja, Lainnya Berdalih Lupa Bawa Masker

Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Semarang Alexander Gunawan mengatakan, selama masa PPKM dibolehkan menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan dengan catatan menerapkan protokol kesehatan ketat.

 

“Masyarakat yang sudah merencanakan untuk menggelar hajatan dan undangan sudah tersebar yang pertama harus membatasi kapasitas tempat dan tamu dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara bagi yang belum menyebar undangan, disarankan hanya sebatas menggelar akad nikah dan menunda resepsi pernikahan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X