1.500 Rumah di Banjar Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 2 Meter

Kompas.com - 12/01/2021, 15:43 WIB
Tim SAR gabungan mengevaluasi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalsel, Selasa (12/1/2021). IstimewaTim SAR gabungan mengevaluasi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalsel, Selasa (12/1/2021).

MARTAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.500 rumah warga di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) terdampak banjir dengan ketinggian mencapai dua meter hingga tiga meter.

Kapolsek Pengaron Iptu Harry Bombay mengatakan, Tim SAR gabungan saat ini masih berupaya mengevakuasi warga yang terjebak dalam rumah.

"Ketinggian air di beberapa titik mencapai 2 hingga 3 meter. Kami saat ini masih terus mengevakuasi warga yang masih di dalam rumah," ujar Iptu Harry Bombay kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Banjir Rendam Sejumlah Daerah di Kalsel, Terparah di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut

Harry menambahkan, dari pantauan di lokasi banjir, debit air terus menunjukkan peningkatan.

Kondisi ini pun diperparah karena hampir semua permukiman warga berada di daerah yang rendah.

"Rumah penduduk memang berada di lokasi yang rendah sehingga saat musim penghujan seperti ini, hampir semua rumah tergenang air," jelasnya.

Selain diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan, banjir di Kecamatan Pengaron juga diakibatkan air kiriman dari pegunungan.

Beberapa desa saat ini belum bisa diakses karena kurangnya armada air seperti perahu karet ataupun perahu bermesin.

"Untuk desa lainnya masih belum termonitor berapa kedalaman airnya karena akses jalan terendam banjir. Dibutuhkan alat transportasi perairan," tambahnya.

Baca juga: Fakta Banjir di Pamekasan, Melanda 5 Kelurahan dan Banyak Warga Kelaparan

Dari informasi personel di lapangan, Harry memperkirakan, ada ratusan jiwa yang terpaksa mengungsi.

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam beberapa daerah di Kalsel. Banjir terparah terjadi di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.

Sampai saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya untuk mengevaluasi warga yang terjebak banjir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X