Ratusan Lembar Uang Palsu Diedarkan di Indramayu, Begini Modus Pelaku

Kompas.com - 12/01/2021, 13:54 WIB
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang (tengah) dan unit jaran kepolisian Indramayu saat menunjukan barang bukti pengedaran uang palsu di Mapolres Indramayu. (Kompas.com/ALWI)Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang (tengah) dan unit jaran kepolisian Indramayu saat menunjukan barang bukti pengedaran uang palsu di Mapolres Indramayu.

 

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Sebanyak 6 orang pengedar uang palsu dibekuk Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat.

Keenam orang tersebut merupakan sindikat dan mengedarkan uang palsu di warung.

Barang bukti 106 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 berhasil diamankan dari pelaku.

Baca juga: Mengaku Dibegal dan Pura-pura Lupa Ingatan, Pria Ini Ternyata Takut Istri

"Modus operandi pemalsuan uang ini yang sudah kita lakukan pengungkapan adalah membelanjakan uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan tujuan mendapatkan kembalian uang asli," ujar Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Hafidh mengatakan, pihaknya juga mengamankan 91 lembar pecahan uang dalam bentuk dollar.

Saat ini kasus percetakan uang palsu tersebut masih diselidiki oleh polisi.

"Mengedarkan uang ini oleh pelaku bukan saja terjadi di wilayah Indramayu. Hasil pengembangan kita antara lain di Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Cimahi," ujar Hafidh.

Baca juga: Kisah Pilu Ibu dan 3 Anak Penumpang Sriwijaya Air, Rindu Bertemu Sang Ayah

Penangkapan 6 orang pelaku bermula dari laporan pemilik warung di Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Pemilik warung tersebut curiga dengan uang yang diterima dari salah satu pelaku tersebut.

"Pecahannya Rp 100.000. Jadi ketika korban menerima uang tersebut, curiga bahwa uang tersebut palsu. Kemudian si korban melapor polisi dan petugas berhasil mengamankan pelaku tersebut," kata Hafidh.

Adapun keenam pelaku tersebut berinisial DJR (18) dari Indramayu, AN (38) dari Indramayu, SOL (43) dari Indramayu, KAS (44) dari Cirebon, DAR (18) dari Cirebon dan KA (58) dari Cirebon.

Mereka terancam hukuman 10 tahun penjara.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan 6 unit ponsel, 1 buah kotak kayu berisi emas imitasi, 2 UV detektor, 2 buku tabungan dan 1 buah koper.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X