TNI-Polri Gelar Razia Selama PPKM, Pusat Perbelanjaan dan Warkop di Gresik Tutup Sesuai Aturan

Kompas.com - 12/01/2021, 13:10 WIB
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto (kanan) bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, saat menggelar patroli di salah satu pusat perbelanjaan modern di Gresik. Dok. Humas Polres GresikKapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto (kanan) bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, saat menggelar patroli di salah satu pusat perbelanjaan modern di Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Polri dan TNI mendukung penegakan disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan operasi gabungan dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berlangsung 11-25 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya telah melakukan razia di sejumlah titik.

Baca juga: Keluarga Penumpang Sriwijaya Air: Harapan Kami, Semua Ini Cepat Selesai, Cepat Ditemukan...

Pusat perbelanjaan dan warung kopi sudah tutup sesuai ketentuan pada hari pertama penerapan PPKM, Senin (11/1/2021).

"Patroli gabungan skala besar dilakukan sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini," ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, di sela agenda patroli.

Agenda ini juga merujuk Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 1 tahun 2021 tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gresik serta keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Arief menambahkan, kegiatan patroli skala besar bertujuan mengimbau warga selalu menerapkan protokol kesehatan.

Warga diminta disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Selain itu, warga dilarang mengadakan acara yang menimbulkan kerumunan. Pelaku usaha juga diminta membatasi kapasitas pengunjung dan menutup usaha mereka pada pukul 19.00 WIB.

"PPKM diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan kita juga akan melakukan pemantauan melalui cek poin yang sudah disiapkan di berbagai titik. Sehingga bagi masyarakat yang kedapatan melanggar prokes, akan langsung dapat kita berikan teguran dan sanksi," kata Arief.

Sebelumnya, TNI-Polri dan jajaran Muspika Kecamatan Ujungpangkah menghentikan resepsi pernikahan warga di Desa Ngemboh, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: PPKM di Bali, Warga yang Tak Pakai Masker Berdalih Lupa, Pelanggar di Badung Mayoritas WNA

Resepsi itu sejatinya mendapat surat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Ujungpangkah. Acara seharusnya digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Namun dalam pelaksanaan kegiatan resepsi pernikahan itu disertai dengan elekton dan mengundang tamu dari luar kabupaten Gresik, sehingga tidak sesuai dengan surat rekomendasi dan tidak mematuhi prokes yang tertuang dalam surat pernyataan," kata Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Yudi Setiawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X