Wali Kota Banjarmasin Terbitkan Aturan PPKM, Mal dan Kafe Wajib Tutup pada 20.00 WIB

Kompas.com - 11/01/2021, 18:21 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memberikan keterangan terkait kewajiban mengantongi ijin menggelar acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan. KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWARWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memberikan keterangan terkait kewajiban mengantongi ijin menggelar acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mulai menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM).

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, PPKM Kota Banjarmasin berbeda dengan PPKM yang berlaku secara nasional.

Dia memberikan contoh, secara nasional jam operasional tempat umum dibatasi hingga pukul 19.00 WIB, sedangkan di Banjarmasin diperbolehkan buka hingga pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Pakai Rakit Curian, Pria Ini Nekat Menyeberang dari Banjarmasin Hendak ke Yogyakarta, Ini Ceritanya

Agar aturan tersebut dapat diketahui oleh khalayak, Pemkot Banjarmasin telah mengeluarkan surat edaran terkait waktu operasional para pelaku ekonomi, seperti mal, pasar, hotel, restoran, kafe, dan rumah makan.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ibnu Sina selaku Ketua Satgas Covid-19 Banjarmasin.

"Kami berharap seluruh warga Kota Banjarmasin mematuhi surat edaran tersebut," kata Ibnu dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1/2021).

Selama PPKM di Banjarmasin, kata Ibnu, operasi yustisi juga akan terus dilakukan.

Baca juga: Warga Banjarmasin Nekat ke Yogyakarta Pakai Rakit Bambu, Dicegat Polair di Sungai Martapura

Selain itu, mengaktifkan kembali posko-posko siaga Covid-19 dan pembatasan kerumunan masyarakat.

"Kota Banjarmasin hanya mengikuti dua perintah dari pemerintah pusat. Yaitu mengaktifkan kembali posko-posko siaga di setiap kelurahan sertifikasi pembatasan kerumunan warga," tandasnya.

Seperti PPKM di daerah lain, waktu pelaksanaan PPKM di Banjarmasin juga dimulai pada 11 hingga 25 Januari 2021 atau berlangsung selama dua pekan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X