Longsor 50 Meter, Jalan Trans-Kalimantan Nyaris Putus

Kompas.com - 11/01/2021, 12:43 WIB
Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Dalam Tayan, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (10/1/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa longsor ini mengakibatkan satu rumah tertimbun tanah dan nyaris memutus jalan poros yang menghubungkan Kota Pontianak dengan Kabupaten Sanggau. ISTIMEWABencana tanah longsor terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Dalam Tayan, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (10/1/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa longsor ini mengakibatkan satu rumah tertimbun tanah dan nyaris memutus jalan poros yang menghubungkan Kota Pontianak dengan Kabupaten Sanggau.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Trans-Kalimantan, Dusun Dalam Tayan, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat ( Kalbar), Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Peristiwa longsor ini mengakibatkan satu rumah tertimbun tanah dan nyaris memutus jalan poros yang menghubungkan Kota Pontianak dengan Kabupaten Sanggau.

Kapolsek Tayan Hilir AKP Sagi mengatakan, longsor terjadi sepanjang sekitar 50 meter dan telah memakan hampir sebagian badan jalan.

Baca juga: Longsor Susulan di Sumedang Masih Berpotensi Terjadi

Longsor terjadi hampir sepanjang 50 meter,” kata Sagi melalui keterangan videonya, Senin (11/1/2021).

Sagi menduga, longsor terjadi akibat hujan deras pada Minggu malam.

“Akibat longsor, ada satu rumah warga tertimbun. Untungnya tidak ada korban jiwa,” ucap Sagi.

Sagi mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk waspada dan selalu berhati-hati karena masih ada pergerakan tanah dan bukan tak mungkin akan terjadi longsor susulan.

Baca juga: Puncak Bogor Longsor, Jalur ke Puncak Pass Lumpuh dari Dua Arah

Dia menjelaskan, saat ini kendaraan roda dua dan empat masih bisa melewati jalan tersebut. Namun, untuk kendaraan berat masih menunggu situasi tanah stabil.

“Jalan penghubung Kota Pontianak-Sanggau mengalami kendala. Sementara ini satu jalur. Kendaraan berat disarankan untuk tidak lewat dulu,” ungkap Sagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X