Berada di Pinggir, Kondisi Kubah Lava Baru Gunung Merapi Tidak Stabil

Kompas.com - 09/01/2021, 19:01 WIB
Titik api diam terlihat dari lereng Gunung Merapi Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (5/1/2020). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi. ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAHTitik api diam terlihat dari lereng Gunung Merapi Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (5/1/2020). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Posisi kubah lava baru di Gunung Merapi berada di pinggir kawah sisi Barat Daya.

Posisinya yang berada di pinggir membuat kondisi kubah lava baru ini menjadi tidak stabil.

"Kubah lava baru mulai muncul teramati pada 4 Januari 2021," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, dalam siaran informasi "Aktivitas Merapi Terkini" secara daring, Sabtu (9/1/2021).

Hanik menyampaikan posisi kubah lava baru ini berada di pinggir kawah. Tepatnya sisi barat daya puncak Gunung Merapi, di atas lava 1997.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Meluncur 600 Meter ke Hulu Kali Krasak

"Posisinya ini menjadi tidak stabil, karena begitu lava muncul dia langsung menjadi lava pijar," ujar dia.

Posisi kubah lava baru ini berbeda dengan kubah lava tahun-tahun sebelumnya. Sehingga ketika lava muncul belum terjadi guguran lava pijar seperti saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini berbeda dengan kubah lava tahun 2018 atau sebelumnya yang posisinya ada di tengah atau tidak terlalu di lereng seperti sekarang. Pada saat lava muncul begini belum terjadi guguran lava pijar, tapi yang sekarang begitu muncul langsung terjadi lava pijar," ujar dia.

Dari hasil pemantuan, kubah lava baru ini masih kecil. Namun, pihaknya masih terus memantau perkembangan dari kubah lava baru ini.

"Volumenya kubah lava baru ini masih kecil sekali, ketinggianya juga masih pendek. Kami belum bisa menyampaikan volume kubah lavanya," ungkap dia.

 

Menurutnya, dengan posisi kubah lava saat ini maka guguran lava pijar dan awan panas guguran di gunung masih berpotensi terus terjadi.

Fenomena guguran lava pijar dan awan panas guguran ini akan terjadi selama masih ada pergerakan magma dari dalam menuju ke permukaan.

"Fenomena (guguran lava pijar dan awan panas guguran) itu akan terjadi terus. Selama masih ada pergerakan magma dari dalam menuju ke permukaan berarti masih ada dan ini bisa dilihat dengan seismisitas yang masih tinggi," tutur dia.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Sampai saat ini, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Siaga (Level III). Radius bahaya berada 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.