Kompas.com - 09/01/2021, 11:18 WIB
Tangkapan layar kondisi Gunung Merapi yang terjadi awan panas guguran pada Kamis, (7/1/2021) pukul 12.50 WIB. BPPTKGTangkapan layar kondisi Gunung Merapi yang terjadi awan panas guguran pada Kamis, (7/1/2021) pukul 12.50 WIB.

KOMPAS.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menjelaskan pantauan terkini kondisi Gunung Merapi berdasar pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebut telah terjadi 15 kali guguran lava pijar.

Guguran tersebut terpantau mengarah ke hulu Sungai Krasak dengan jarak maksimum lebih kurang 800 meter.

Baca juga: Dalam 6 Jam, Terjadi 15 Guguran Lava Pijar di Gunung Merapi

Lalu, dari pengamatan di Pos Babadan, petugas juga mendengar satu kali suara guguran.

"Terdengar satu kali suara guguran dari Pos Babadan," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya.

Asap putih di puncak

Sementara itu, Hanik menjelaskan, dari puncak muncul asap putih tebal setinggi 100 meter.

Lalu terpantau ada 36 kali gempa guguran, tujuh kali gempa embusan, 51 gempa fase banyak, dan 12 gempa vulkanik dangkal.

Baca juga: Kubah Lava Baru Terbentuk di Puncak Gunung Merapi

Sampai saat ini BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Siaga (Level III). Untuk radius bahaya ditetapkan berada 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

BPPTKG mengimbau tak ada aktivitas di sekitar kawasan rawan bencana (KRB) III.

Warga dan wisatawan juga diminta tidak berkegiatan di KRB III Gunung Merapi, termasuk para pendaki.

 

Muncul kubah baru 

Titik api diam terlihat dari lereng Gunung Merapi Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (5/1/2020). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH Titik api diam terlihat dari lereng Gunung Merapi Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (5/1/2020). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.

Menurut Hanik, kubah lava di puncak Gunung Merapi mulai terbentuk sejak 4 Januari 2021. Kubah itu muncul ditandai dengan adanya lava pijar dan guguran.

“Jadi per tanggal 4 Januari 2021, Merapi sudah ada lava/magma baru yang muncul di permukaan ditandai dengan adanya lava pijar dan guguran, dan tanggal 7 Januari 2021 ada awan panas,” kata Hanik saat menyampaikan keterangan pers di ruang Command Center kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Magelang, Jumat (8/1/2021) sore.

Lebih jauh Hanik mengatakan, posisi kubah lava baru itu masih berupa gundukan kecil itu ada di atas lava 1997.

Baca juga: BPPTKG: Laju Deformasi Gunung Merapi Mencapai 15 Cm Per Hari

 

Selain di posisi tersebut, BPPTKG juga mengamati ada kubah lava yang ada di tengah kawah.

"Tapi ada indikasi di tengah kawah itu juga ada satu yang tanggal 31 Desember 2021 ada inflasi yang sangat kuat, disitu ada indikasi juga adanya kubah lava. Namun demikian sampai sekarang kita masih menunggu perkembangannya secara terus-menerus,” kata Hanik.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X