WFH Bukan Libur, ASN Tidak Penuhi Target Bakal Kena Sanksi

Kompas.com - 08/01/2021, 22:32 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) akan diberlakukan pada tanggal 11-25 Januari 2021 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sektor perkantoran wajib memberlakukan 50 persen work from home ( WFH) dan 50 persen work from office (WFO).

Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani mengingatkan para aparatur sipil negara ( ASN) bahwa WFH bukanlah hari libur.

“WFH bukan berarti libur, tetap bekerja di rumah kewajiban. Presensi dilakukan dan pekerjaan tetap diselesaikan untuk menyelesaikan target masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” katanya saat zoom bersama awak media, Jumat (8/1/2020).

Baca juga: Seorang Pejabat Meninggal akibat Covid-19, Semua OPD di Cianjur WFH

Ia mengatakan, pembagian kuota 50 persen diserahkan kepada masing-masing OPD, begitu juga dengan pengawasannya.

Masing-masing Kepala OPD harus bisa memastikan target dapat tercapai walaupun dilakukan WFH.

“Untuk kinerja dan manajemen diserahkan masing-masing OPD. Apa yang harus diselesaikan menjadi domainnya masing-masing OPD,” kata dia.

Menurut dia, masing-masing OPD sudah memiliki jadwal pekerjaan masing-masing, sehingga harapannya walaupun WFH para ASN tetap bisa memberikan laporan kerja sesuai dengan jadwal yang sudah diatur.

Baca juga: Dua Anggota DPRD Karawang Positif Covid-19, 48 Lainnya WFH

Jika, kinerja ASN tidak baik saat WFH, Amin mengatakan tetap ada sanksi yang bisa dijatuhkan kepada ASN yang kinerjanya tidak bisa memenuhi target.

Sanksi ada, seperti hukuman disiplin ASN yang berlaku. Kalau kinerja tidak sesuai target kepala OPD bisa memberikan sanksi teguran lisan nanti meningkat sanksi teguran tertulis,’ kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X