Diguyur Hujan Deras Selama 3 Jam, Puluhan Rumah di Kabupaten Dompu Terendam Banjir

Kompas.com - 08/01/2021, 19:41 WIB

DOMPU, KOMPAS.com - Sebuah sungai di Kecamatan Woja meluap setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (8/1/2021).

Akibatnya, puluhan rumah yang berada di Desa Bara terendam banjir.

Ketinggian banjir luapan sungai ini dilaporkan mencapai 1,5 meter. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama TNI dan polisi langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi warga terdampak.

Kepala BPBD Kabupaten Dompu, Jufri mengatakan, banjir terjadi setelah wilayah Woja diguyur hujan lebat selama tiga jam.

"Luapan air sungai itu kemudian merendam permukiman. Akibatnya, sekitar 60 rumah warga di tiga dusun di Desa Bara terdampak," kata Jufri saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Positif Covid-19, Wagub Maluku Jalani Karantina Mandri, Tetap Bekerja dari Rumah

Selain merendam permukiman penduduk, banjir juga menggenangi sawah warga yang baru beberapa minggu selesai ditanami padi.

Jufri mengungkapkan, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan di bagian hulu. Sehingga aliran sungai yang melintas di Desa Bara meluap ke permukiman.

"Sungai tak mampu menampung debit air, sehingga menggenangi permukiman. Ketinggian air yang masuk ke rumah-rumah warga hingga mencapai 1,5 meter. Tadi kita langsung turunkan tim untuk evakuasi," tuturnya.

Namun saat ini, kata dia, genangan air di lokasi yang terdampak sudah surut. Laporan sementara tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

 

Banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter itu tak sampai membuat warga mengungsi. Menurutnya, warga memilih bertahan di rumah hingga banjir surut.

"Tidak ada yang mengungsi. Saat ini, genangan air sudah surut. Warga pun sedang melakukan pembersihan material bawaan banjir seperti lumpur dan sampah," ujarnya.

Baca juga: Pengusaha Mal Protes Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Terancam Kehilangan Separuh Omzet

Tim BPBD masih berada di lokasi banjir untuk melakukan pendataan.

"Sementara untuk logistik bagi warga yang terdampak, kami lagi koordinasi dengan pemerintah provinsi, di samping ada bantuan tanggap darurat dari Kabupaten," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.