RS Hampir Penuh, Dinkes Solo Minta Kabupaten Sekitarnya Sediakan Ruang Isolasi dan ICU

Kompas.com - 08/01/2021, 10:10 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih di Solo, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih di Solo, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020).

SOLO, KOMPAS.com -Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, meminta kabupaten sekitarnya menyediakan ruang isolasi dan intensive care unit (ICU) guna penguatan fasilitas kesehatan pelayanan penanganan Covid-19.

Hal tersebut agar tidak terjadi keterlambatan penanganan pasien karena harus dirujuk ke rumah sakit di Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengatakan, sebanyak 687 tempat tidur dari jumlah total 861 tempat tidur yang ada di ruang isolasi rumah sakit di Solo sudah terisi.

Baca juga: Abu Bakar Baasyir Sudah Bebas dari Lapas Gunung Sindur, Sedang dalam Perjalanan ke Solo

Sebab, pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Solo rata-rata merupakan warga dari luar wilayah Solo.

"Saya berharap seluruh rumah sakit punya kontribusi terhadap masalah negara ini. Karena negara kan masih prihatin. Rumah sakit harus melayani," katanya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya sejak September 2020 peningkatan kasus Covid-19 sangat besar sampai membuat tempat tidur ruang isolasi rumah sakit di Solo ikut meningkat.

"Peningkatan sejak September memang sangat besar. Kemarin sore 687 tempat tidur sudah terisi dari 861 tempat tidur yang tersedia. Sehingga masih kosong 174 tempat tidur," ungkapnya.

Pemerintah daerah telah meningkatkan tempat tidur sebagai upaya tindak lanjut surat edaran Dirjen Yankes Kemenkes. Kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran Dinkes.

Baca juga: Aturan Baru Kota Solo, Tak Ada Lagi Karantina Pemudik

"Dan semua rumah sakit merespons. Tapi berapapun jumlah tempat tidur yang disediakan di Solo, berapapun ICU yang disediakan di Solo, tetap perlu penguatan dari kabupaten sekitar," katanya.

"Karena supaya tidak terjadi keterlambatan penanganan. Harus lari ke Solo. Ini harus bersama-sama. Kita harus menghitung berapa jumlah prevalensinya, penduduknya, berapa tempat tidur yang disediakan," sambung dia.

Menurut dia, perlu ada rumah sakit darurat di kabupaten sekitar jika tempat tidur ruang isolasi rumah sakit yang ada jumlahnya sedikit.

"Kalau ada kabupaten yang tempat tidurnya sedikit, mungkin perlu disediakan rumah sakit darurat di kabupaten sekitar. Intinya tidak boleh masyarakat tidak terlayani," terangnya.

Baca juga: RS Penuh, Jokowi Batasi Jawa-Bali



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X