Pemkot Banjarmasin Pilih Hidupkan Kampung Tangguh untuk Tekan Kasus Covid-19

Kompas.com - 08/01/2021, 05:57 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (kiri) melakukan rapat bersama di Mapolresta Banjarmasin, Kamis (28/5/2029). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (kiri) melakukan rapat bersama di Mapolresta Banjarmasin, Kamis (28/5/2029).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel) tak akan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat seperti yang diberlakukan pemerintah pusat untuk daerah di Jawa dan Bali.

Pembatasan kegiatan masyarakat Jawa dan Bali dilakukan untuk menekan tingkat penularan Covid-19.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, walaupun kasus Covid-19 di Banjarmasin cenderung naik, pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat belum terlalu diperlukan.

Baca juga: Pemkot Banjarmasin Kembali Tunda Pembelajaran Tatap Muka

"Jadi saya kira di Banjarmasin ini belum terlalu mengkhawatirkan," ujar Ibnu Sina kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Walaupun tak mengambil langkah yang memperketat pembatasan kegiatan masyarakat, tapi Ibnu menegaskan akan terus menegakkan disiplin protokol kesehatan.

Selain itu, program kampung tangguh juga kembali akan dihidupkan dengan mendirikan posko-posko Covid-19.

Program kampung tangguh sebelumnya berhasil menekan angka penularan Covid-19 di Banjarmasin sehingga keluar dari status zona merah.

"Ini pernah kita lakukan. Kita menggiatkan kembali posko Covid-19. Program kampung tangguh kita hidupkan lagi," tegasnya.

Baca juga: Beri Contoh ke Masyarakat, Wali Kota Banjarmasin Siap Disuntik Vaksin Sinovac

Untuk memperlancar program kampung tangguh, Pemkot Banjarmasin kata Ibnu secepatnya akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin dan TNI Polri.

Gugus tugas, TNI dan Polri nantinya akan kembali turun ke lapangan dan mengawal Perwali yang dibuat untuk menekan kasus Covid-19.

Sebagai informasi, dari 52 kelurahan yang ada di Banjarmasin, hanya satu kelurahan saat ini masih berstatus zona merah. Kelurahan tersebut adalah Kelurahan Pekauman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X