Kompas.com - 07/01/2021, 20:04 WIB
Sebanyak 25 orang terkonfirmasi positif dari Klaster Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). KOMPAS.com/FARIDASebanyak 25 orang terkonfirmasi positif dari Klaster Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

KARAWANG, KOMPAS.com - Pihak Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memberikan klarifikasi perihal klaster penularan virus corona dimana ada 40 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Unsika Hartelina mengungkapkan, pihaknya baru melapor pada 23 Desember 2020 setelah memperoleh data yang valid.

"Hingga saat ini ada 40 orang yang terkonfirmasi positif. Rinciannya 29 dosen, 4 tenaga kependidikan, dan 7 keluarga dosen," ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsika itu melalui telepon, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Klaster Unsika, Berawal dari Acara KKN Tanpa Izin, Dihadiri 200 Orang hingga 40 Dosen dan Mahasiswa Positif Corona

Dari 40 orang itu, 7 orang sembuh, 13 rawat inap di rumah sakit, 14 isolasi di Hotel Grand Citra, 5 isolasi mandiri di rumah, dan 1 meninggal dunia.

Hartelina mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing melalui g-form bagi mereka yang berinteraksi dengan pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 pada beberapa kegiatan yang digelar kampus itu. Rinciannya rapat Koordinasi Staf Ahli pada Desember 2020, pelantikan pejabat fungsional pada 16 Desember 2020, dan acara penutupan KKN pada 17 Desember 2020.

"Hasil tracer ada sekitar 800 orang yang mengisi G-form. Terdapat 86 orang kontak erat, 15 orang suspek, dan seorang probabel," ungkapnya.

Baca juga: Muncul Klaster Unsika, 25 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pihaknya juga memfasilitasi SWAB PCR bagi 102 warga kampus yang memiliki riwayat aktif dalam beberapa kegiatan yang digelar Unsika. Rinciannya pada 20 Desember kepada 8 orang, 22 Desember kepada 56 orang, 27 Desember sebanyak 15 Orang, dan 28 Desember sejumlah 38 orang.

Untuk mempercepat penanganan penyebaran Covid-19 di lingkungan civitas akademik Unsika, pihaknya menyediakan tempat isolasi di Hotel Grand Citra bagi yang tanpa gejala maupun bergejala ringan. Sementara pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Karawang.

Kampus negeri ini sebelumnya mendapat teguran dari Satgas Penanganan Covid-19 Karawang lantaran dinilai tak terbuka dan terlambat melapor. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana juga menyebut pihaknya tak pernah mengeluarkan izin penyelenggaraan acara penutupan KKN di Karawang yang dihadiri sekitar 200 orang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X