Kompas.com - 07/01/2021, 19:14 WIB

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Anggota DPRD Pematangsiantar Alex Wijaya Panjaitan ditemukan meningggal dunia di rumah keluarganya di Jalan Kaban Jahe, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Kamis (7/1/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tubuh Anggota Komisi II DPRD Siantar itu ditemukan terkulai di lantai sebuah kamar dengan leher terlilit selang.

Salah seroang warga setempat, Boru Siagian mengatakan sebelum Alex ditemukan, pihak keluarga melihat pagar rumah dalam keadaan terkunci.

Pintu rumah pun didobrak. Saat itu Alex tinggal seorang diri dirumah tersebut.

"Warga sudah menemukan tergeletak dan tak bernyawa di rumah keluarganya. Saat itu kakaknya dari Batam mengecek karena Alex tak bisa dihubungi," ucap br Siagian di temui di Jalan Kabanjahe.

Baca juga: Terduga Teroris yang Tewas Tertembak di Makassar Diduga Hendak Lakukan Bom Bunuh Diri

Alex sempat dilarikan ke RS Harapan di Jalan Farel Pasaribu Pematangsiantar. Namun nyawanya tidak terselamatkan lagi. Jenazah anggota DPRD dari Fraksi PKPI itu disemayamkan di rumah duka di Jalan Bahkora II, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat.

"Dia biasa ke sini. Ini rumah keluarga (TKP) yang kosong kosong. Kabarnya keluarga dari Batam mau datang, makanya dia di sini bersih-bersih," ujar warga lain, Boru Siahaan.

Kabar meninggalnya Alex Panjaitan mengisahkan duka bagi sesama rekan kerjanya. Para Anggota DPRD Pematangsiantar silih berganti mendatangi rumah duka.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Pematangsiantar, Denny TH Siahaan, almarhum Alex sosok yang ceria namun cukup tertutup.

"Terkejut aku dengar kabarnya. Padahal aku tau orangnya ceria. Maunya kami ngumpul ngumpul dia diam saja. Enggak pernah cerita apa masalahnya, tertutup gitu orangnya," ujar Denny ditemui di rumah duka.

Baca juga: Cerita Pria Coba Bunuh Diri dan Berikan Susu Beracun ke Anaknya gara-gara Frustrasi Ditinggal Istri

Alex Wijaya Panjaitan merupakan anggota DPRD terpilih dari Dapil III Pematangsiantar pada Pemilu 2019. Alex satu satunya anggota DPRD dari PKPI diantara 30 Anggota DPRD periode 2019-2024.

Terkait penyebab kematian sekretaris Fraksi PAN Persatuan Indonesia, pihak Polisi dari Polsek Siantar Selatan sejauh ini belum memberikan keterangan resmi motif kematian Alex. Polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti.

Kapolsek Siantar Selatan, AKP Halomoan Gultom membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut jenazah korban dibawa pulang pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.