Dituding Manipulasi NIK Pemilih, KPU Kabupaten Malaka Dilaporkan ke Bawaslu

Kompas.com - 07/01/2021, 00:00 WIB
Pasangan calon nomor urut 02 Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Kupang, Rabu (6/1/2021) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREPasangan calon nomor urut 02 Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Kupang, Rabu (6/1/2021)

KUPANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.

Penyelenggara pemilu itu dilaporkan, karena dituding memanipulasi nomor induk kependudukan (NIK) pemilih dalam Pilkada Serentak 2020.

KPU Malaka dilaporkan oleh pasangan calon nomor urut 2 Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin.

"Tadi kita sudah laporkan lima orang komisioner KPU Kabupaten Malaka ke Bawaslu Malaka," ungkap Yafet Yosafet Wilben Rissy, selaku kuasa hukum pasangan Stefanus-Wendelinus, saat memberikan keterangan pers di Kupang, Rabu (6/1/2021) malam.

Saat memberi keterangan pers, Yafet didampingi sejumlah pengacara lainnya yakni Joao Meco, Paulus Seran Tahu, dan Nokolas BB Banggoe.

Baca juga: New Man, Superhero yang Ingatkan Protokol Kesehatan Covid-19, Ternyata Seorang Camat...

Yafet menjelaskan, pihaknya melaporkan persoalan itu terkait keberadaan pemilih siluman yang diduga mencapai ribuan orang.

"Kita temukan ada 2.039 NIK yang siluman. NIK ini dimanipulasi dan jelas tidak sesuai dengan Undang-Undang Pemilu," jelasnya.

Menurut Yafet, informasi ini diketahui setelah pihaknya melakukannya penelitian intensif dan sinkronisasi data base di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malaka.

"Dugaan kuat kita, DPT yang telah dipakai dalam pilkada, telah dimanipulasi oleh KPUD Malaka dengan memasukkan ribuan pemilih yang memiliki NIK siluman," katanya.

Yafet memerinci, 2.039 NIK siluman itu tersebar di 117 TPS di 30 desa dalam 12 kecamatan.

"Contohnya di Desa Manlea, Kecamatan Sasitamean, kita temukan 14 pemilih dengan NIK siluman. Ada juga di TPS 7, Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, ada 25 pemilih dengan NIK siluman," kata Yafet.

Selain persoalan NIK, kata Yafet, terdapat juga pemilih yang menggunakan KTP palsu.

Yafet berharap Bawaslu dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Malaka, bisa menindaklanjuti laporan itu secara profesional hingga tuntas.

Di tempat yang sama, kuasa hukum Paulus Seran Tahu, menyebut kliennya merasa dirugikan dengan tidak netralnya KPU dalam Pilkada Malaka 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X