APBD Tak Cukup untuk Mengentaskan Kemiskinan, Pemkab Bondowoso Buat Program Kotak Amal, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 06/01/2021, 17:47 WIB
Program Gerakan Bondowoso Bersedekah melalui penyebaran kotak amal di sejumlah kantor dinas tuai kritik DPRD BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMProgram Gerakan Bondowoso Bersedekah melalui penyebaran kotak amal di sejumlah kantor dinas tuai kritik DPRD
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Program Gerakan Bondowoso Bersedekah milik Pemkab Bondowoso menjadi sorotan DPRD Bondowoso karena dianggap tak memiliki landasan hukum yang jelas.

Di program tersebut, Pemkab Bondowoso menyebarkan kotak amal di sejumlah kantor dinas setempat.

Harapannya adalah warga mau bersedekah di kotak amal tersebut untuk membantu pengentasan kemiskinan di Bondowoso.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Ali Mansur, penarikan dana dari masyarakat yang dilakukan Pemda tanpa melalui persetujuan DPRD dalam bentuk perda.

Baca juga: Progam Kotak Amal Pemkab Bondowoso untuk Kemiskinan Dikritik, Ini Penyebabnya

Seharusnya, menurut Ali Mansur, program kotak amal tersebut dikasji lebih dahulu sehingga memiliki landasan hukum yang kuat sepeti pajak dan retribusi.

“Setiap pendapatan yang dikelola pemerintah harus masuk pendapatan daerah,” kata dia, kepada Kompas.com, via telepon, Rabu (6/1/2021).

Selain itu ia mengatakan jika semua yang menjadi pendapatan daerah harus dipertanggungjawabkan.

Ali Mansur juga mengatakan jika Pemkab Bondowoso memiliki kewajiban mengentaskan kemiskinan melalui APBD, bukan dengan program kotak amal dan menarik sumbangan dari masyarakat.

Karena itu, Ali Mansur berharap Pemkab Bondowoso bekerja sama dengan Baznas untuk mengelola program tersebut.

Baca juga: Ancam Kepala BKD, Sekda Nonaktif Bondowoso Dihukum 2 Bulan 15 Hari Penjara

APBD tak cukup untuk mengentaskan kemiskinan

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang
Sementara itu Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan sumbangan kotak amal itu dilakukan karena APBD tidak cukup untuk pengentasan kemiskinan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X