Tak Terima Istrinya Diteriaki, Kades di Bulukumba Ajak Massa Keroyok dan Bacok Warga

Kompas.com - 06/01/2021, 11:32 WIB
Ilustrasi Penginayaan KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi Penginayaan

BULUKUMBA, KOMPAS.com- Kepala Desa Balampesoang, Herman, ditahan polisi setelah mengajak sejumlah warganya mengeroyok dua orang yang menyoraki istrinya di Dusun Waecenning, Desa Balampesoang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Selasa (8/12/2020).

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto mengatakan kejadian itu bermula ketika istri kades diteriaki oleh Arifuddin dan Suardi yang sedang menongkrong.

Tidak terima diteriaki, perempuan itu mengadu ke suaminya.

"Saat itu Kades emosi lalu memerintahkan satu orang untuk mengecek. Namun lama tidak kembali, akhirnya kades menyusul membawa puluhan orang menggunakan mobil ke lokasi," kata Suprianto, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (6/1/2020).

Baca juga: 39 Pegawainya Positif Covid-19, Kadinas Disdukcapil Bulukumba: Padahal Sudah Bermasker dan Jaga Jarak Saat Melayani

Ketika Herman dan sejumlah orang yang diajak tiba di lokasi, terjadi adu mulut dan suasana mulai memanas.

Salah satu orang ikut, Nure, bahkan sampai membacok Suardi di punggung. Sedangkan Arifuddin dipukul hingga lebam di bahu, badan, kepala dan leher.

Akibat penganiayaan itu, Suardi harus menjalani perawatan di RSUD Bulukumba.

Suprianto menambahkan, dari puluhan orang yang mendatangi lokasi kejadian, hanya lima orang yang diproses hukum lantaran hanya mereka yang terlibat dalam aksi penganiayaan.

Baca juga: 39 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Bulukumba Tutup Sementara

Tiga di antaranya, termasuk Herman, telah ditangkap. Mereka kini ditahan di Polda Sulawesi Selatan.

"Masih ada dua yang DPO yakni A dan G," ungkapnya.

Sementara Kades dan dua pelaku lainnya telah ditahan di Polda Sulsel.

Atas perbuatan pelaku dijerat Pasal 170 ayat 1 KUHP serta Pasal 351 ayat 1 dan ayat 2 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X