Kejati Lampung Tahan Otak Pengemplangan Pajak Minerba Rp 2 M di Lampung Selatan

Kompas.com - 05/01/2021, 17:24 WIB
Kabid di BPPRD Lampung Selatan, YY (rompi merah) setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejati Lampung, Selasa (5/1/2021). Pejabat Eselon III ini diduga menjadi otak penyelewengan pajak minerba senilai Rp2 miliar. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKabid di BPPRD Lampung Selatan, YY (rompi merah) setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejati Lampung, Selasa (5/1/2021). Pejabat Eselon III ini diduga menjadi otak penyelewengan pajak minerba senilai Rp2 miliar.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Pejabat Eselon III di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung setelah sebelumnya sempat mangkir dari panggilan pertama.

Perempuan berinsial YY ini ditahan setelah memenuhi panggilan kedua dari Pidsus Kejati Lampung terkait perkara pengemplangan pajak minerba di Lampung Selatan.

Kasi Penkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan membenarkan adanya penahanan tersebut yang dilakukan oleh Pidsus pada Selasa (5/1/2021) siang.

Baca juga: Fakta 2 Pejabat di Lampung Selatan Kemplang Pajak Minerba Rp 2 Miliar, Dilakukan 2 Tahun, Libatkan Staf Pengelola Pajak

Menurut Andrie, tersangka YY ini ditahan setelah diperiksa dengan status sebagai tersangka pada panggilan kedua.

“Yang bersangkutan datang hari ini pada panggilan kedua, dan terhadap tersangka langsung kita lakukan penahanan,” kata Andrie di Bandar Lampung.

Andrie menambahkan, tersangka YY akan ditahan selama 20 hari kedepan dan dititipkan ke Lapas Wanita Way Hui untuk penyidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penahanan ini menyusul telah ditahannya tiga tersangka lain yakni, dua orang pejabat eselon IV di dinas setempat yakni, MR dan EF, serta satu orang staf berinisial SM.

Baca juga: Kemplang Pajak Minerba Hingga Rp 2 Miliar, 2 Pejabat Eselon IV Lampung Selatan Ditahan

YY diduga otak pengemplangan pajak Rp 2 miliar

Andrie menjelaskan, peranan tersangka YY ini diduga sebagai otak dari pengemplangan pajak sebesar Rp 2 miliar sejak tahun 2017 hingga 2019 lalu.

“Diduga, yang bersangkutan ini adalah otak atau pelaku utama dari perkara ini,” kata Andrie.

Modus penyelewengan uang pajak ini, kata Andrie, para tersangka menagih pajak minerba dari pihak swasta dengan sistem yang salah.

"Namun, hasil penagihan pajak itu tidak disetorkan ke BPPRD dan Dinas Pendapatan Daerah Lampung Selatan," kata Andrie.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X