Kompas.com - 04/01/2021, 18:35 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial SM (42) warga Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditangkap polisi.

Pasalnya, ia diduga melakukan penikaman terhadap seorang anggota polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sulsel Kompol Supriyanto mengatakan, kasus penikaman yang dilakukan pelaku terhadap anggota polisi itu terjadi pada Jumat (1/1/2021) lalu.

Adapun penyebabnya karena tidak terima ditegur korban saat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan di jalan raya.

Baca juga: Pria di Makassar Tikam Polisi yang Baru Pulang Dinas Pengamanan Tahun Baru

Kronologi kejadian

Dijelaskan Supriyanto, kasus penikaman itu berawal saat pelaku bersama dengan dua rekannya berboncengan dengan menggunakan satu sepeda motor.

Saat melintas di jalan yang ada di Kecamatan Manggala itu mereka terlihat ugal-ugalan sehingga membahayakan pengguna jalan lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengetahui perbuatan pelaku itu, korban yang hendak pulang dari bertugas pengamanan Tahun Baru berusaha menegurnya.

Tapi bukannya mengindahkan teguran dari korban, pelaku justru melakukan penyerangan.

"Pelaku (SMD) tidak terima ditegur oleh korban. Pelaku melayangkan pukulan tapi korban menghindar sampai terjatuh," ucap Supriyanto, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Ini Sosok Rashda Diana, Istri Din Syamsuddin

Mengetahui korban terjatuh, pelaku SM kemudian berhenti dan mengeluarkan badik lalu menikam korban di bagian kakinya.

Setelah kejadian itu, pelaku bersama dua rekannya kabur melarikan diri.

Warga yang mengetahui korban terluka lalu mengevakuasinya ke rumah sakit.

"Korban dinas di jajaran Restabes Makassar. Kondisinya agak pulih. Sudah dilakukan perawatan di RS Bhayangkara," ujar Supriyanto.

Pelaku ditangkap

Mendapat laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, pada Sabtu (2/1/2021) dini hari pelaku berhasil diringkus di rumahnya yang berlokasi di Kompleks Perumahan BTN Ranggong, Manggala.

"Yang bersangkutan diamankan saat tertidur pulas," jelas Supriyanto.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengakui perbuatannya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa badik yang digunakan untuk menyerang korban.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Baca juga: Fakta Baru Video Viral Hina Pancasila, Pelaku Alami Gangguan Jiwa dan Bebas dari Jerat Pidana

Penulis : Kontributor Makassar, Himawan | Editor : Dony Aprian



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.