40.520 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Lampung, untuk Petugas Kesehatan

Kompas.com - 04/01/2021, 13:32 WIB
Aparat kepolisian menjaga ketat vaksin Covid-19 yang telah tiba di Lampung, Minggu (4/1/2021). Sebanyak 40.520 dosis tiba melalui jalur darat dari Bandung. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAAparat kepolisian menjaga ketat vaksin Covid-19 yang telah tiba di Lampung, Minggu (4/1/2021). Sebanyak 40.520 dosis tiba melalui jalur darat dari Bandung.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 45.520 unit vaksin Corona Sinovac tiba di Lampung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Ribuan vaksin tahap pertama ini tiba di UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alkes Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung, Bandar Lampung pada Senin (4/1/2021) sekitar pukul 1.30 WIB dini hari.

Mobil boks pengangkut vaksin bernomor polisi D 8888 SL itu dikawal ketat aparat kepolisian yang menurunkan dua unit Baracuda, empat kendaraan taktis, dan 35 personel kepolisian bersenjata lengkap.

Dua unit mobil kimia biologi radiologi (KBR) juga turut mengawal pengiriman vaksin tersebut dari PT Bio Farma Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Sumbar Dapat 39.920 Dosis Vaksin Sinovac, Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Kepala UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alkes Diskes Lampung, Aries Aviantono mengatakan, pihaknya sudah menerima vaksin tersebut pada dini hari tadi.

“Jumlah pastinya masih dihitung, karena harus di-scan barcode yang ditempel di boks. Nanti informasi resmi dari Kepala (Diskes),” kata Aries di Bandar Lampung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini saat penerimaan vaksin, kata Aries, pihaknya menerima 21 dus yang terdiri dari 20 koli untuk 1.960 dosis dan 1 koli untuk 1.320 dosis.

Aries menambahkan, 21 boks tersebut saat ini disimpan di gudang penyimpanan (cool room).

“Masih disimpan di coolroom untuk selanjutnya didistribusikan setelah didata,” kata Aries.

Baca juga: Tiba di Palembang, 30.000 Vaksin Sinovac Langsung Didistribusikan

Diutamakan untuk petugas kesehatan

Sementara itu, Kepala Diskes Lampung, Reihana mengatakan, jumlah vaksin yang diterima pada tahap awal ini dijadwalkan sebanyak 40.520 dosis.

Vaksin tahap awal ini diperuntukan kepada tenaga kesehatan, dengan jumlah kebutuhan sebanyak 71.658 dosis (singel dose).

“Tahap awal adalah untuk tenaga kesehatan,” kata Reihana.

Kemudian kebutuhan vaksin tahap kedua sampai keempat sebanyak 13.350.000 dosis untuk masyarakat umum (multidose).

Selanjutnya kebutuhan vaksin untuk AD Syringe 0,5 ml (buffer 5 persen) sebanyak 11.990.440. Safety Box 5 liter 114.195, dan alkohol swab 22.838.935.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X