3 Oknum Dishub Meranti Pesta Miras Malam Tahun Baru, Terancam Didenda Rp 100 Juta

Kompas.com - 04/01/2021, 13:26 WIB
Petugas Polsek Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, saat mengamankan 15 orang pelaku pelanggar protokol kesehatan pada malam tahun baru, Kamis (31/12/2020). Dok. Polres MerantiPetugas Polsek Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, saat mengamankan 15 orang pelaku pelanggar protokol kesehatan pada malam tahun baru, Kamis (31/12/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aparat kepolisian mengamankan satu orang aparatur sipil negara (ASN) dan dua honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Mereka bertiga diamankan bersama 12 orang lainnya, karena menggelar pesta minuman keras (miras) dengan melanggar protokol kesehatan pada malam tahun baru 2021, Kamis (31/12/2020).

Ketiga oknum Dishub Kepulauan Meranti itu, yakni HAS (36) selaku ASN serta TA (33) dan IP (29) sebagai honorer.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepulauan Meranti Aready saat dikonfirmasi mengakui, tiga orang itu adalah bawahannya.

Baca juga: 3 Oknum Petugas Dishub Meranti Tertangkap Pesta Miras Bersama Belasan Orang, 1 Orang Reaktif Covid-19

Ia juga sudah mendapat informasi jika ketiganya diamankan polisi.

"Iya, saya sudah tahu (diamankan polisi). Satu orang ASN dan dua honorer kita," akui Aready saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (4/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya mengaku saat ini mengikuti dulu proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Yang jelas kita ikuti dulu proses dari kepolisian. Mereka kan melanggar UU Kekarantinaann Kesehatan, bukan kejahatan," kata Aready.

Saat ditanya apakah ada sanksi bagi ASN dan dua honorer tersebut, dia mengatakan saat ini masih menunggu proses dari kepolisian seperti apa hukuman yang akan terapkan.

Baca juga: 15 Orang Ditangkap Saat Pesta Miras di Kapal Roro Berembang, 3 Oknum Dishub Meranti

Terancam didenda Rp 100 juta

Pihak kepolisian sendiri menjerat tiga oknum Dishub Kepulauan Meranti dan 12 orang lainnya dengan UU Kekarantinaan Kesehatan. Mereka terancam penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

"Terkait hukuman disiplinnya kita masih menunggu proses dari kepolisian. Kalau memang katakanlah kena sanksi denda, nanti kita mengacu pada PP 53 tentang disiplin pegawai (bagi ASN). Kalau yang dua honorer tergantung ini, apakah mereka mau berjanji tidak mengulangi perbuatan yang sama, ya bisa saja kita beri sanksi yang berat dipecat. Tergantung tingkat kesalahan yang diproses kepolisian," jelas Aready.

Dia mengakui menyayangkan aksi ketiga anak buahnya itu. Sebab, Dishub sendiri bagian dari tim Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti.

Padahal, Aready sudah mengingatkan kepada bawahannya agar mengikuti protokol kesehatan.

"Kita selalu mengingatkan kepada jajaran agar mematuhi protokol kesehatan. Jadi, kita harap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," tutup Aready.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.