[POPULER NUSANTARA] Din Syamsuddin Menikah dengan Cucu Pendiri Pondok Gontor | Hina Pancasila, Wanita Ini Ditangkap

Kompas.com - 04/01/2021, 06:10 WIB
Pernikahan Din Syamsuddin dan Rashda Diana di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Minggu (3/1/2020) Surya.co.id/IstimewaPernikahan Din Syamsuddin dan Rashda Diana di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Minggu (3/1/2020)

KOMPAS.com- Di Ponorogo, Jawa Timur, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menikah dengan cucu pendiri Pondok Gontor di Ponorogo bernama Rashda Diana.

Acara digelar tertutup dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Minggu (3/1/2021).

Sedangkan di Karawang, seorang wanita ditangkap setelah mengunggah video menghina Pancasila.

Ternyata perempuan tersebut sebelumnya juga pernah mengunggah video menginjak bendera merah putih dari plastik.

Berikut lima berita populer nusantara yang menjadi fokus perhatian pembaca Kompas.com :

Baca juga: Fakta Pernikahan Din Syamsuddin dengan Cucu Pendiri Pondok Gontor Rashda Diana, Terbatas untuk Keluarga, Dihadiri Pimpinan Pondok

1. Din Syamsuddin menikah dengan cucu pendiri Pondok Gontor di Ponorogo, prosesi digelar tertutup

Suasana pernikahan mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dengan cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor, Rasdha Diana, Minggu (3/1/2021)KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI Suasana pernikahan mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dengan cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor, Rasdha Diana, Minggu (3/1/2021)
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menikah dengan cucu pendiri Pondok Gontor, Ponorogo, Rashda Diana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Acara pernikahan itu digelar secara tertutup untuk umum.

Hanya warga pondok dan keluarga yang diperbolehkan menyaksikan.

Kepala Desa Gontor, Agung Prihandoko mengatakanpengurusan administrasi sesuai dengan proses yang berlaku. Sedangkan pernikahan dilakukan secara tertutup

"Pernikahan itu terbatas hanya untuk keluarga," kata Agung.

Istri Din Syamsuddin, Rashda Diana ialah cucu dari pendiri Pondok Moderen Darussalam Gontor, KH Imam Zarkasyi.

Ia diketahui merupakan alumnus Fakultas Syariah Islamiyah Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Rashda menempuh pendidikan S2 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di program studi Pemikiran Jurusan Hukum Islam.

Melansir laman litapdimas.kemenag.go.id, Rashda lahir di Ponorogo, Jawa Timur pada 5 Mei 1973.

Tertulis di laman tersebut, Rashda Diana menjabat sebagai lektor bidang keilmuan Syariah dan Ilmu Hukum di Universitas Darussalam, Gontor, Ponorogo.

Rasha juga tercatat sebagai staf pengajar Sekolah Banding Fiqih.

Baca juga: Din Syamsuddin Menikah dengan Cucu Pendiri Pondok Gontor di Ponorogo, Prosesi Digelar Tertutup

Perempuan yang sebut Pancasila sampah ditangkap Polres Karawang, pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.Tangkapan layar instagram @ania03494 Perempuan yang sebut Pancasila sampah ditangkap Polres Karawang, pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
2. Unggah video diduga hina Pancasila, warga Karawang ditangkap

Seorang wanita asal Desa Sukakerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, ditangkap polisi karena diduga menghina Pancasila.

Penghinaan ditunjukkan melalui video yang dia unggah di media sosial.

Setelah diselidiki, ternyata wanita itu pernah membuat video menginjak-injak bendera merah-putih dari plastik.

Diduga wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

Polisi saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit.

"Kita masih nunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Karawang," ucap Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana.

Baca juga: Unggah Video Diduga Hina Pancasila, Warga Karawang Ditangkap

3. Hina Satgas Covid-19, 3 pemuda ini menangis dan minta maaf saat diperiksa polisi

Tangkapan layar video tiga pemuda menangis minta maaf usai hina Satgas yang sedang berpatroli pada malam tahun baru.ISTIMEWA Tangkapan layar video tiga pemuda menangis minta maaf usai hina Satgas yang sedang berpatroli pada malam tahun baru.
Tiga pemuda di Probolinggo, Jawa Timur, diperiksa polisi terkait unggahan penghinaan pada petugas Covid-19.

Salah satu pelaku pun mengakui bahwa dirinya melakukan penghinaan.

"Saya yang telah memvideokan penghinaan, cacian dan makian terhadap petugas polisi, TNI, Wali Kota, Satpol PP," ucap PT.

Di kantor polisi, para pelaku menangis tersedu-sedu dan meminta maaf atas kesalahan mereka.

Sementara Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin meminta polisi tetap melakukan proses hukum terhadap para pemuda tersebut.

“Tetap diproses hukum. Pemkot minta kasus video penghinaan itu dilanjut,” kata Habib Hadi melalui pesan singkat, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: 3 Pemuda Menangis Tersedu-sedu, Minta Maaf Usai Hina Satgas Covid-19, Wali Kota Probolinggo: Tetap Diproses Hukum

 

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto (kanan) bersama tersangka NF, saat ungkap kasus kerumunan di acara pernikahan saat pandemi Covid-19, Sabtu (2/1/2021). SURYA.CO.ID/M Sudarsono Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto (kanan) bersama tersangka NF, saat ungkap kasus kerumunan di acara pernikahan saat pandemi Covid-19, Sabtu (2/1/2021).
4. Undang teman ke acara pernikahannya lewat grup WhatsApp, pengantin baru ini jadi tersangka, begini ceritanya

Seorang pengantin pria di Bojonegoro, NF (30) ditahan aparat kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka karena sudah membuat kerumunan

NF membuat pesta meriah dalam acara resepsi pernikahannya.

Dia menghadirkan grup musik pada panggung terbuka di depan rumahnya.

Selain menimbulkan kerumunan, warga yang hadir juga sempat ricuh.

Akibatnya polisi membubarkan acara dan menetapkan NF sebagai tersangka.

"Pelaku NF ini kami tetapkan tersangka karena mengundang teman-temannya melalui grup WhatsApp," kata Iwan, Sabtu, (2/1/2021), dikutip dari Surya.co.id.

Baca juga: Undang Teman ke Acara Pernikahannya Lewat Grup WhatsApp, Pengantin Baru Ini Jadi Tersangka, Begini Ceritanya

5. Kronologi sedan Altis ditabrak Audi di tol Semarang, diduga mendadak pindah lajur

Kecelakaan lalu-lintas itu diketahui terjadi di Jalan Tol Semarang KM 417 Jalur B Kota Semarang pada Sabtu (3/1/2021).KOMPAS.com/istimewa Kecelakaan lalu-lintas itu diketahui terjadi di Jalan Tol Semarang KM 417 Jalur B Kota Semarang pada Sabtu (3/1/2021).
Dua mobil sedan terlibat kecelakaan di jalan tol Semarang, tepatnya di Kilomater 417.

Kedua mobil, Toyota Corolla Altis F 1698 K dan Audi B 1798 WBH sama-sama melaju ke arah Jakarta.

Corolla Altis yang berada di depan, tiba-tiba berpindah lajur.

Mobil Audy di belakangnya tak sempat mengerem hingga terjadi kecelakaan.

Sedan Altis terpental hingga naik ke dinding pembatas jalan.

"Akhirnya tabrakan terjadi dan Altis terbalik lalu berputar dengan posisi akhir bagian depan Altis di atas dinding median pinggir jalur," kata Manager Traffic Jasa Marga Toll Road Operator ruas Semarang ABC, Yudi Pamugar.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Karawang, Farida Farhan, Riska Farasonalia, Ahmad Faisol | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief, Rachmawati, Michael Hangga Wismabrata, Candra Setia Budi, Dony Aprian, Dani Prabowo)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.