Langgar Protokol Kesehatan Saat Melintas di Sumedang, Langsung Didenda Satpol PP

Kompas.com - 03/01/2021, 18:22 WIB
Pengunjung yang melintasi Sumedang terjaring operasi yustisi karena melanggar protokol kesehatan, Minggu (3/1/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPengunjung yang melintasi Sumedang terjaring operasi yustisi karena melanggar protokol kesehatan, Minggu (3/1/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Puluhan warga dari luar daerah yang melintas di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terjaring razia karena melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Mereka langsung diganjar denda sesuai Perbup Sumedang Nomor 128 Tahun 2020 oleh petugas Satpol PP Sumedang.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, ada 73 pendatang yang didenda akibat tidak menjalankan protokol kesehatan pada Minggu (3/1/2021).

"Total pendatang yang melanggar protokol kesehatan sesuai Perbup Nomor 128 Tahun 2020 dan terjaring operasi yustisi ada 73 pendatang dengan total denda Rp 2,083,000," ujar Rizzal kepada Kompas.com di Alun-alun Sumedang, Minggu.

Baca juga: Cerita Pilu Kakak Beradik Tenggelam Saat Bermain di Sungai, Keduanya Ditemukan Tewas

Puluhan pendatang itu terjaring razia saat melintas atau singgah di Sumedang. Mayoritas pendatang itu terjaring karena tak memakai masker dan kendaraan yang ditumpangi melebihi kapasitas.

Para pelanggar itu umumnya pengguna kendaraan roda empat.

"Seperti warga Majalengka yang hendak menuju ke Bandung. Kami setop karena kendaraannya melebihi kapasitas. Harusnya 50 persen dari kapasitas penumpang, ini melebihi kapasitas seharusnya. Selain itu, di dalam mobil mereka juga tidak mengenakan masker. Jadi langsung kami denda," tutur Rizzal.

Satpol PP juga menggelar operasi yustisi di kecamatan lain yang terdapat di Sumedang.

Dari 26 kecamatan di Sumedang, terdapat 475 pelanggar yang terjaring dalam operasi yustisi dengan total denda sebesar Rp 12,834,500 pada hari ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X