Kompas.com - 03/01/2021, 09:16 WIB
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 1 korban hanyut kondisi meninggal dunia, korban ditemukan sejauh 15 km dari lokasi kejadian, 2 warga Nias Selatan, Sumatera Utara, yang di kabarkan hilang terseret arus Sungai Susua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. HENDRIK YANTO HALAWATim SAR Gabungan berhasil menemukan 1 korban hanyut kondisi meninggal dunia, korban ditemukan sejauh 15 km dari lokasi kejadian, 2 warga Nias Selatan, Sumatera Utara, yang di kabarkan hilang terseret arus Sungai Susua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

NIAS SELATAN, KOMPAS.com – Kepala Kantor Basarnas Nias M Agus Wibisono dan jajarannya sedang melakukan pencarian dua warga Nias Selatan yang hanyut di Sungai Susua sejak Rabu (30/12/2020) lalu.

"Tim SAR berhasil menemukan satu korban hanyut di sungai susua, pada hari ketiga pencarian," ujar Agus melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (3/1/2021).

Pada upaya pencarian korban di hari ketiga, Basarnas Nias berhasil menemukan salah satu korban hanyut.

Baca juga: Basarnas Cari 2 Warga Nias Selatan Hanyut di Sungai Susua

Korban yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban bernama Nifati Laia (48), warga Desa Hiliorahua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Korban ditemukan diatas batuan sungai atau dekat dengan tepi sungai.

Jenazah Nifati ditemukan Tim SAR pada Sabtu sore (2/1/2021), berjarak 15 kilometer dari lokasi awal kejadian, dan personel Basarnas Nias pun langsung mengevakuasi korban untuk diserahkan kepada keluarga yang selanjutnya akan dikebumikan.

Dikabarkan sebelumnya dua warga hanyut masing-masing bernama Saridia Laia (78) warga Desa Sifalago Susua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan dan Nifati Laia (48) warga Desa Hiliorahua, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, diduga hilang terseret arus Sungai Susua saat menyeberang sepulang dari kebun.

Baca juga: Basarnas Nias Lanjutkan Pencarian 2 Warga Hanyut di Sungai Susua

Saat ini sejumlah peralatan SAR, antara lain perahu LCR, palsar air, kantong mayat, APD Covid-19, GPS dan alat komunikasi serta peralatan pendukung lainnya, masih digunakan dilapangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X