Hina Satgas Covid-19, Tiga Pemuda Ini Menangis dan Minta Maaf Saat Diperiksa Polisi

Kompas.com - 03/01/2021, 07:20 WIB
Tangkapan layar video tiga pemuda menangis minta maaf usai hina Satgas yang sedang berpatroli pada malam tahun baru. ISTIMEWATangkapan layar video tiga pemuda menangis minta maaf usai hina Satgas yang sedang berpatroli pada malam tahun baru.

KOMPAS.com - Satu per satu para pemuda yang diduga menghina petugas Covid-19 di Probolinggo, Jawa Timur, meminta maaf sambil menangis tersedu-sedu.

Peristiwa itu terjadi saat ketiga pemuda berinisial JL, PT dan DK tersebut diperiksa di Mapolres Probolinggo.

"Saya ingin minta maaf karena telah menjelek-jelekkan Satgas dalam video itu,” ucap PT.

Baca juga: Kronologi Sedan Altis Ditabrak Audi di Tol Semarang, Diduga Mendadak Pindah Lajur

Viral di media sosial

Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga pemuda itu mengeluarkan kata-kata tak pantas kepada sejumlah Satgas Covid-19 yang tengah melakukan patroli yustisi pencegahan Covid-19 di jalan Kecamatan Mayangan, Probolinggo, Kamis (31/12/2020).

Salah satu pemuda pun merekam aksi tak terpuji itu. Video tersebut segera viral di media sosial.

Salah satu pelaku mengakui perbuatannya yang telah menghina petugas.

"Saya yang telah memvideokan penghinaan, cacian dan makian terhadap petugas polisi, TNI, Wali Kota, Satpol PP," ucap PT.

Baca juga: Usai Hina Satgas Covid-19, Video 3 Pemuda Probolinggo Minta Maaf Sembari Menangis di Kantor Polisi Viral

Tanggapan Wali Kota

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyayangkan aksi para pemuda itu.

Dirinya pun meminta polisi tetap melakukan proses hukum terhadap para pemuda tersebut.

“Tetap diproses hukum. Pemkot minta kasus video penghinaan itu dilanjut,” kata Habib Hadi melalui pesan singkat, Sabtu (2/1/2021).

 

Baca juga: Viral Foto Warga Bandung Berkerumun Antre Bansos Rp.100.000 dari Pemprov Jabar, Ini Keterangan Lurah

Hal senada juga diungkapkan Kanit IV Satreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Joko Murdianto.

“Kasus itu tetap diproses. Terkait perkembangannya, nanti kita kabari. Kasus ini ada tahapannya, termasuk gelar perkara,” tukas Joko.

(Penulis: Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol | Editor : Dani Prabowo)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

Regional
Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Regional
Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Regional
Pemkot Pontianak Tetapkan Status Siaga Karhutla

Pemkot Pontianak Tetapkan Status Siaga Karhutla

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X