Kompas.com - 30/12/2020, 12:59 WIB
Polisi memeriksa lokasi diduga tempat tercecernya uang Rp 94 juta IstimewaPolisi memeriksa lokasi diduga tempat tercecernya uang Rp 94 juta

KOMPAS.com - Kapolsek Baturiti AKP Fachmi Hamdani mengatakan, pihaknya mengalami kesulitan untuk mencari tahu siapa saja orang yang mengambil uang Rp 94 juta yang tercecer di jalan milik Kadek Redi Areni.

Sebab, sambung Fachmi, di lokasi kejadian merupakan jalan raya. Selain itu, tidak ada Closed Circuit Television (CCTV).

"Enggak ada CCTV karena di kampung ini. Sambil jalan mana tahu ada warga yang sempat ambil video," kata Fachmi saat dihubungi Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Anak Lupa Menutup Tas, Uang Rp 94 Juta Milik Kadek Hilang Tercecer di Jalan Raya, Begini Ceritanya

Untuk itu, ia pun meminta kepada masyarakat yang sempat turun dan mengambil uang milik korban untuk mengembalikannya.

"Masyarakat yang sempat turun, sempat mengambil uang tersebut ada rasa empati terhadap korban dengan keikhlasan mengembalikan uang korban," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kadek Redi Areni, warga Buleleng, Bali, kehilangan uang Rp 94 juta tercecer jalan di wilayah Baturiti, Tabanan, Sabtu (19/12/2020) lalu.

Baca juga: Uang Rp 94 Juta Tercecer di Jalan, Belum Ada yang Kembalikan Lagi

Dari jumlah tersebut, Rp 63 juta merupakan uang perusahaan dan sisanya uang pribadi.

Korban juga sudah sepakat akan mengembalikan uang perusahaan yang dihilangkan tersebut.

Uang itu tercecer saat putrinya Putu Suci, mengambil topi dari dalam tas saat mereka berhenti wilayah Bedugul untuk beristirahat.

Baca juga: Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Uang Rp 94 Juta Tercecer di Jalan

Saat mengambil topi, anak terlapor diduga lupa menutup kembali tasnya kembali lalu mereka melanjutkan perjalanan.

Saat tiba di wilayah Abianluang, Baturiti, sambung Fachmi, mereka disalip kendaraan truk dan sang sopir memberitahu jika uang yang ada di dalam tas berjatuhan di jalan.

Mengetahui itu, pelapor kemudian berhenti dan mengecek tasnya.

Dan benar, uang di dalam tas sudah tidak ada lagi, kemudian mereka berbalik arah untuk mengecek uangnya yang terjatuh di jalan.

Baca juga: Kisah Tragis Gadis 14 Tahun Diperkosa 4 Pria Setelah Dicekoki Pil Anjing Gila, 2 Pelaku Ayah dan Anak

 

(Penulis Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X