Kompas.com - 30/12/2020, 11:26 WIB
Gubuk berukuran 2 x 2 meter dihuni oleh seorang nenek yang menderita lumpuh setelah dibuang oleh anak anaknya. Rabu, (30/12/2020). KOMPAS.com/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Gubuk berukuran 2 x 2 meter dihuni oleh seorang nenek yang menderita lumpuh setelah dibuang oleh anak anaknya. Rabu, (30/12/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sejak 7 bulan terakhir, Nenek Bollo yang berusia 60 tahun tinggal di gubuk kecil berukuran 2x2 meter berdinding seng dan beralaskan tikar sederhana.

Gubuk tersebut berada di belakang pemukiman warga Dusun Bontolebang, Desa Pattalassang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Nenek Bollo tinggal di gubuk tersebut setelah diusir oleh tiga anaknya karena sakit-sakitan dan lumpuh sejak tiga tahun terakhir.

"Anaknya ada tiga orang dan semuanya telah berkeluarga dan mereka sudah tidak sanggup lagi merawatnya makanya dia tinggal di sini," kata Daeng Sompa (45), salah seorang warga setempat saat Kompas.com. berkunjung pada Rabu, (30/12/2020).

Baca juga: Sakit-sakitan Tak Kunjung Sembuh, Nenek Bollo Dibuang Anaknya

Dimandikan dan diberi makan tetangga

Gubuk berukuran 2 x 2 meter dihuni oleh seorang nenek yang menderita lumpuh setelah dibuang oleh anak anaknya. Rabu, (30/12/2020).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Gubuk berukuran 2 x 2 meter dihuni oleh seorang nenek yang menderita lumpuh setelah dibuang oleh anak anaknya. Rabu, (30/12/2020).
Selama tinggal di gubuk tersebut perawatan dan kebutuhan makan Nenek Bollo dipenuhi oleh warga sekitar.

Tak hanya itu. Warga juga bergantian memandikan Nenek Bollo. Selain itu ada juga warga yang memberikan kelambu untuk Nenek Bollo agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Alhamdulillah di sini ada kelambu yang saya pakai jadi aman dari nyamuk," kata Nenek Bollo.

Baca juga: Seorang Nenek 90 Tahun Dilaporkan Hilang, Sandal dan Parang Ditemukan di Pinggir Jurang

Sementara itu salah satu tetangga Nenek Bollo, Daeng Mami (50) bercerita jika warga sekitar sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan pengobatan kepada pemerintah setempat.

Namun mereka terkendala dengan administrasi kependudukan.

"Kami sudah sering melapor ke pemerintah desa dan kecamatan tapi terkendala Kartu Keluarganya (Nenek Bollo) tidak ada jadi tidak bisa dapat bantuan," kata Daeng Mami.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Abdul Haq | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.