Kadisdik Palembang Akui 96 Persen Sekolah Belum Siap Belajar Tatap Muka 2021

Kompas.com - 30/12/2020, 08:15 WIB
Ilustrasi belajar daring. Kompas. com/RahmadhaniIlustrasi belajar daring.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, 96 persen sekolah di wilayah mereka belum siap untuk melaksanaan kegiatan belajar tatap muka pada pertengahan Januari 2021 mendatang.

Menurut Zulinto, kondisi penyebaran Covid-19 di kota Palembang yang saat ini masih tinggi membuat pihak sekolah dan orangtua masih enggan melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka.

"Baik sekolah negeri maupun swasta mengaku belum siap, sekitar 96 persen sekolah menyatakan hal itu karena kondisi sekarang di Palembang masih zona merah," kata Zulinto kepada Kompas.com melalui telepon, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Anggota DPRD Palembang Tertangkap Bawa 5 Kg Sabu Terancam Hukuman Mati

Zulinto menjelaskan, pembukaan sekolah untuk melaksanakan belajar tatap muka membutuh persetujuan dari walimurid dan para guru. Jika salah satu syarat itu tak dipenuhi, maka pembukaa sekolah tak akan dilakukan.

Bukan persetujuan saja, jadwal belajar, serta kondisi ruang kelas juga harus mengikuti protokol kesehatan dari Satgas Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga nantinya diharapkan tak menimbulkan klaster baru penyebaran virus Corona di lingkup sekolah.

"Sejauh ini di Palembang baru dua sekolah swasta yang menyatakan siap belajar tatap muka. Sementara yang lain belum. Dua sekolah itu adalah Al-Furqon untuk tingkat SD dan SMP. Sedangkan sekolah Muhammadiyah hanya SMP saja,"ujarnya.

Baca juga: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Sampai Saat Ini, Belum Saya Izinkan Sekolah Tatap Muka

Alasan banyaknya sekolah yang belum siap belajar tatap muka dikarenakan khawatirkan adanya mutasi dari perjalanan para pelajar.

Zulinto mencontohkan, jika pelajar yang datang ke SMP Negeri 1, sementara siswanya berasal dari Kecamatan Kertapati dan Plaju yang merupakan kawasan penularan Covid-19 risiko tinggi. Sehingga, risiko penularan di sekolah dikhawatirkan akan terjadi.

"Siswa banyak yang dari kelurahan dengan risiko tinggi ini yang harus menjadi perhatian. Jadi, diputuskan banyak sekolah di Palembang siap untuk belajar tatap muka," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.