"Update" Berkala AI Bikin Alat Deteksi Covid-19 Karya UGM GeNose Makin Pintar

Kompas.com - 30/12/2020, 07:47 WIB
GeNose pendeteksi Covid-19 karya ahli UGM siap dipasarkan setelah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan. Foto Dokumentasi Humas UGMGeNose pendeteksi Covid-19 karya ahli UGM siap dipasarkan setelah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Alat deteksi Covid-19 lewat embusan napas yang diberinama GeNose akan semakin cerdas dengan melakukan diupdatenya Artificial Intelligence (AI) secara berkala. Alat deteksi ini dikembangkan tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak Maret 2020 lalu.

Anggota Peneliti GeNose Dian Kesumapramudya Nurputra mengatakan GeNose perlu dilakukan update Artificial Intelligence (AI) secara berkala seperti software komputer atau Windows.

"Nanti AI akan diupdate setiap bulan," ujar Anggota Peneliti GeNose Dian Kesumapramudya Nurputra saat pemaparan secara daring dengan Menristek/BRIN, Senin (28/12/2020).

Dian menyampaikan untuk update Artificial Intelligence (AI) GeNose tidaklah sulit. Cukup dengan unduh melalui laman daring. Sehingga nantinya semakin lama, kemampuan dari AI akan bertambah.

"Dengan update berkala n antinya akan menjadikan mesin se makin lama makin akurat dan makin pintar," tegasnya.

Baca juga: GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM, Bakal Diproduksi Ribuan Unit pada Awal 2021

Dijelaskannya, GeNose C19 bekerja dengan mendeteksi pattern senyawa VoC atau  Volatile Organic Compound. Ilmu mendeteksi VoC bukanlah ilmu yang baru.

Namun pernah dilakukan untuk diagnosis penyakit lainya, terutama kanker paru.

Seiring berkembangnya nano material, maka mulai bisa membuat sensor-sensor sensitif. Sehingga bisa mengukur perbedaan kadar VoC itu secara lebih sensitif.

Alat GeNose dengan sensor-sensor tadi mampu membedakan pola VoC itu secara spesifik. Orang yang sehat itu akan memiliki VoC tertentu dan apabila orang itu menjadi sakit pola VoCnya akan berbeda.

"Termasuk sakit Covid-19 pun akan mengasilkan VoC yang berbeda. Kami berhasil memetakan VoC dari Covid-19," ungkapnya.

Di GeNose memiliki 10 sensor utama. Nantinya sensor ini akan menghasilkan pola yang berbeda. Pola-pola tersebut tergantung dengan kadar VoC yang dideteksi.

"Pola-pola itu akan dianalisis oleh mesin Artificial Intelligence (AI) Kami hingga keluar prediksi negatif atau positif dengan presentasenya mulai dari 50 persen-99 persen dan disesuaikan dengan kadar temperatur dan kelembaban pada saat itu," tuturnya.

Baca juga: GeNose UGM Diklaim Mudah Digunakan dan Tak Butuh Pemeliharaan Rumit

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X