Pemkot Malang Berlakukan Jam Malam, Aktivitas Dibatasi Mulai Pukul 20.00 WIB

Kompas.com - 29/12/2020, 19:27 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji (tengah) saat diwawancara di Balai Kota Malang, Selasa (29/12/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji (tengah) saat diwawancara di Balai Kota Malang, Selasa (29/12/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang memberlakukan jam malam menjelang libur Tahun Baru 2021.

Hal itu mengacu pada Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur nomor 736/24068/013.4/2020 tentang penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan libur Tahun Baru 2021 di Jawa Timur.

Baca juga: Tak Mampu Bayar Jasa, Pemuda Ini Bunuh Teman Kencannya yang Berusia 14 Tahun di Hotel

SE itu mengatur penerapan jam malam yang berlaku mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, dengan adanya SE dari Pemerintah Provinsi itu, pihaknya tidak perlu mengeluarkan SE lagi berkaitan dengan libur Tahun Baru 2021.

Pihaknya tinggal menjalankan SE tersebut, termasuk ketentuan adanya jam malam.

"Ada satu klausul, ada satu item yang membuat kami harus lakukan adalah penerapan jam malam. Jadi ada jam malam mulai pukul 20.00 sampai pukul 04.00 pagi," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Selasa (28/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sepakat, kami tidak buat SE, kami hanya bagaimana penegakan SE dari provinsi," katanya.

Penerapan jam malam itu berlaku mulai 29 Desember hingga 8 Januari 2020. 

"Artinya, ketika ada jam malam berarti ada pembatasan orang berkerumun itu jelas, berkeliaran juga jelas, apalagi jenis usaha," jelasnya.

Baca juga: DPRD Jember Temukan Bantuan Covid-19 Tersimpan di Gudang, Sebagian Mulai Rusak

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, pihaknya akan menjadikan SE dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai acuan untuk menerapkan jam malam.

"Jamnya sudah jelas. Jam 20.00 sampai jam 4.00 pagi. Itu kita pedomani dan kami juga sudah berkomitmen dengam Pak Dandim bahwa nanti apabila masih ada yang melakukan kerumunan, berkumpul dan yang lain-lain kami akan imbau secara persuasif untuk segera membubarkan diri. Ini kita akan lakulan secara terus menerus," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.