Sebelumnya Akan Tetap Buka, Kini Pemkot Yogyakarta Kaji Penutupan 3 Jalan Ini

Kompas.com - 29/12/2020, 19:11 WIB
Kerumunan saat libur panjang di sekitar ruas jalan Malioboro Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoKerumunan saat libur panjang di sekitar ruas jalan Malioboro

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan mengkaji usulan penutupan beberapa kawasan saat malam tahun baru. Kawasan yang dimaksud adalah Tugu Pal Putih, Malioboro, dan Titik Nol Kilometer.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengkaji beberapa alternatif penutupan jalan.

“Ya, saat ini kami sedang mengkaji tentang usulan penutupan kawasan Tugu, Malioboro, dan Alun-alun Utara,” kata Heroe saat dihubungi, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: Tanggapan Sultan HB X soal Wacana Penutupan Tugu Pal Putih, Malioboro, dan Titik Nol

Alternatif pertama adalah penutupan pada jam tertentu atau buka tutup. Kedua penutupan arus kendaraan saja atau penutupan untuk arus orang yang masuk ke kawasan tersebut.

“Penutupan yang kita kaji ada beberapa alternatif. Penutupan terbatas pada jam tertentu, atau buka tutup, penutupan arus kendaraan saja dan atau penutupan untuk arus orang yang masuk dalam kawasan tersebut,” katanya.

Lanjut Heroe, semua tetap mengacu pada instruksi gubernur, yaitu operasional usaha beroperasi maksimal hingga pukul 22.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Heroe, kawasan yang diusulkan untuk ditutup sementara merupakan kawasan utama Kota Yogyakarta. Oleh sebab itu, jika melakukan penutupan sementara, maka pemerintah harus mempersiapkan segala sesuatunya.

“Jika dilakukan penutupan harus mempersiapkan segala aspek tentang implikasinya. Misalnya ditutup di kawasan Tugu Malioboro sampai Alun-alun Utara, maka akan mengakibatkan limpahan arus pada ruas jalan lainnya termasuk aktivitas masyarakat. Sehingga di malam tahun baru juga berpotensi bergeser di tempat lainnya. Oleh karena itu, saat ini kita sedang mengkajinya untuk itu,” kata dia.

Pernyataan Heroe itu berbeda dari hari sebelumnya. Heroe mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tidak akan menutup atau melakukan lockdown kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, dan Titik Nol.

Baca juga: Tugu Pal Putih, Malioboro dan Titik Nol Tetap Dibuka di Malam Tahun Baru

Sebab, jika ketiga lokasi itu ditutup dikhawatirkan akan terjadi kerumunan di daerah lain.

"Sampai saat ini kita ambil keputusan membuka (kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, dan Titik Nol). Ini kan seperti balon, kalau ada yang ditutup maka di lokasi lain akan ada yang melembung," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Senin (28/12/2020).

Lanjut Heroe, saat ini pihaknya fokus pada peningkatan protokol kesehatan (prokes).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X