Kompas.com - 29/12/2020, 14:51 WIB
Seekor anak ular yang hendak masuk ke rumah warga di Blok K BTP, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Selasa (29/12/2020). Dok IstimewaSeekor anak ular yang hendak masuk ke rumah warga di Blok K BTP, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Selasa (29/12/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Warga Makassar dihebohkan dengan penemuan belasan ekor anak ular piton saat hujan pada Selasa (29/12/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Hasanuddin mengatakan, belasan ular itu ditemukan di sekitar halaman rumah warga di Jalan Kejayaan Selatan 19, Blok K BTP, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Dalam video yang dibagikan di grup WhatsApp, ular-ular tersebut terlihat di jemuran, di pohon, serta di atap rumah pelapor bernama Akram.

Baca juga: Dikira Dianiaya, Pedagang Bakso Keliling di Makassar Ternyata Korban Tabrak Lari

Tim Animal Rescue Ton 2 Dinas Damkar Kota Makassar pun menurunkan 5 personelnya untuk menangkap ular-ular tersebut.

Hasilnya, 17 anak ular berhasil ditangkap dalam waktu 43 menit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Laporannya (ular) liar. Mungkin baru menetas," kata Hasanuddin saat menjawab pertanyaan wartawan, Selasa siang.

Baca juga: Ular Piton 3 Meter Masuk Permukiman Warga, Damkar: Musim Hujan Banyak yang Keluar

Kasi Ops Damkar Makassar Cakrawala mengatakan, 17 ular yang berhasil diamankan tersebut berukuran sekitar sejengkal tangan orang dewasa dengan lebar seukuran jari kelingking.

"Induk ular belum ditemukan, kemungkinan sementara mencari makan untuk anak-anaknya," ujar Cakrawala.

Tim Animal Rescue Damkar Kota Makassar telah meninggalkan lokasi penemuan ular. Anak-anak ular itu dibawa bersama mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X