Kisah Pilu Bocah Syafa Idap Kanker Tulang, Hidup dengan Benjolan Sebesar Kepala di Lengan

Kompas.com - 29/12/2020, 07:36 WIB
Syafa Syakila Hasanah (5), gadis cilik asal Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun terbaring lemah setelah divonis mengidap kanker tulang. Nampak lengan kananya terdapat benjolan sebesar kepalanya. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISyafa Syakila Hasanah (5), gadis cilik asal Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun terbaring lemah setelah divonis mengidap kanker tulang. Nampak lengan kananya terdapat benjolan sebesar kepalanya.

MADIUN, KOMPAS.com - Ratna Susilowati (35), warga Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun tak menyangka anak perempuannya, Syafa Syakila Hasanah (5) akan menderita sakit kanker tulang stadium tiga. Pasalnya sejak lahir, kondisi Syafa normal seperti anak-anak lainnya.

Saat disambangi di rumahnya, Senin (28/12/2020), Syafa terlihat lemas di tempat tidurnya. Untuk mengisi waktu, gadis kecil lebih banyak menonton video-video di YouTube dengan posisi telentang.

Setelah menderita kanker tulang, kedua kaki dan tangan Syafa mengecil. Hanya terlihat tulang dan kulit pada bagian kaki dan tangan anak perempuan itu.

Namun, di bagian lengan tangan kanannya dijumpai benjolan besar yang melebihi ukuran kepalanya. Sementara kaki kiri terdapat benjolan sebesar bola kasti.

“Waktu lahir kondisi kesehatan Syafa normal dengan berat badan 3,4 kilogram dan panjang 50 cm,” kata Ratna kepada Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Demi Obati Benjolan Bayi Usia 10 Hari, Sang Bapak Gadaikan Rumahnya Rp 3 Juta ke Tetangga

Gara-gara jatuh terpeleset dan pernah patah ditabrak

Ibu rumah tangga ini menceritakan petaka yang menimpa anaknya itu bermula saat Syafa jatuh terpeleset pertengahan Mei 2020 menjelang lebaran. Saat itu Syafa sementara bermain dengan teman-temannya tiba-tiba jatuh dan tidak bisa berdiri lagi.

“Setelah jatuh itu tangan kanannya muncul benjolan. Lalu saya pijatkan tetapi malah tambah membesar,” kata Ratna.

Ratna memilih memijatkan tangan anaknya itu lantaran sebelumnya Syafa pernah mengalami patah tangan kiri setelah ditabrak orang. Saat itu setelah dipijat, tangan kiri anaknya sembuh.

Khawatir lengan tangan kanan anaknya terus membesar, Ratna berupaya dengan aneka pengobatan namun tidak ada yang manjur.

Baca juga: Mari Bantu Mama Imelda Melawan Kista yang Sudah 3 Tahun Membuatnya Menderita

Ibu tiga anak ini makin bingung setelah wabah corona melanda Indonesia. Pasalnya, kondisi benjolan lengan tangan kanan anak perempuannya itu makin membesar.

“Lebaran kemarin kan corona sudah ada jadi saya bingung mau periksakan anak saya kemana,” ungkap Ratna.

Setelah mendapatkan masukan dari keluarga, Ratna membawa Syafa ke RSUD Soedono Madiun. Di rumah sakit itu, Syafa menjalani rontgen dan diperiksa dibagian ortopedi.

“Dokter yang memeriksa mengatakan kalau anak saya sakitnya bukan sembarang sakit. Dokter itu meyakini anak saya kena tumor tulang,” kata Ratna.

Baca juga: Terima Kasih untuk Pembaca Kompas.com dari Rhika, Wanita Pengidap Kanker Ovarium yang Kehilangan 2 Kaki

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X