Mengaku Sering Dimaki, Pria Ini Pukul Majikannya dan Rampok Uang Belasan Juta Rupiah

Kompas.com - 28/12/2020, 19:54 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menunjukkan barang bukti yang digunakan SHD (27) saat merampok di rumah majikannya di Jalan Gatot Subroto Medan pada 17 Desember 2020. Pelaku mengaku sakit hati dengan korban. Istri pelaku, TP (18) juga ditahan karena menerima barang hasil kejahatan. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menunjukkan barang bukti yang digunakan SHD (27) saat merampok di rumah majikannya di Jalan Gatot Subroto Medan pada 17 Desember 2020. Pelaku mengaku sakit hati dengan korban. Istri pelaku, TP (18) juga ditahan karena menerima barang hasil kejahatan.

MEDAN, KOMPAS.com - Sakit hati karena sering dimaki, seorang pria berinisial SHD (27) nekat merampok dan memukul majikannya hingga pingsan. SHD ditangkap beberapa hari kemudian.

Tak cuma SHD, istrinya TP (18) juga ditangkap karena menerima barang curian. Kini keduanya mendekam di sel tahanan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, perampokan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Gatot Subroto, Kamis (17/12/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat itu, korban berinisial PKS (61), melihat seseorang di gudang yang terletak di lantai dua rumahnya.

PKS pun memeriksa orang tersebut. Tiba-tiba, ia dipukul dari belakang hingga terjatuh.

Baca juga: Seorang Wanita Ditemukan Tewas dengan 25 Luka Tusuk di Rumahnya, Motor dan Dompet Hilang

"Korban bangun kemudian berusaha untuk melawan. Namun dipukul lagi empat kali sehingga korban jatuh dan pingsan. setelah korban sadar dan mencari adiknya (PKL) di lantai bawah dalam keadaan pingsan kening ada luka memar," kata Riko saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Senin (28/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat pukulan itu, korban mengalami luka di bagian punggung dan pelipis kiri serta memar di mata kiri dan tangan kanan.

Selain itu, korban juga kehilangan uang sebanyak Rp 11 juta yang tersimpan di kantong plastik dan Rp 4,5 juta di dompet.

"Uang tagihan di dalam plastik hitam sebanyak Rp 11 juta itu raib. Dan setelah dicek dompet berisi Rp 4,5 juta hilang, berisi KTP, SIM, ATM dan lainnya hilang, atas kejadian tersebut korban keberatan membuat laporan ke Polrestabes Medan," ujarnya.

 

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan. Pelaku ditangkap di SPBU Jalan T amir Hamzah, Medan, pada 19 Desember.

"Di SPBU T Amir Hamzah, tim melihat tersangka diduga dengan istrinya. Setelah diinterogasi, terhadap mengakui perbuatannya, seorang diri mencekik dan memukul kepala korban di bagian belakang," katanya.

Riko menambahkan, tersangka SHD ternyata adalah karyawan korban. Pelaku melakukan perbuatannya karena merasa sakit hati sering dimaki korban.

Baca juga: Bocah 12 Tahun yang Curi Uang Rp 13 Juta di Hotel Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Polisi

"Tersangka adalah karyawan korban. Menurut pengakuan sering dikata-katai. Istrinya ini menerima barang. Jadi Pasal 480. Kerugian kalau uang tunai 11 juta dan 4,5 juta," ujarnya.

Sementara itu, SHD mengaku bekerja sebagai karyawan di toko besi milik korban. Ia nekat merampok dan melukai korban karena sakit hati.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.