Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Pesisir Selatan Sumbar Didenda Rp 500.000

Kompas.com - 28/12/2020, 11:39 WIB
Tim Yustisi Pesisir Selatan melakukan penertiban terhadap kafe yang tidak menerapkan protokol kesehatan, Jumat (26/12/2020) malam Foto: Satpol PP Pesisir SelatanTim Yustisi Pesisir Selatan melakukan penertiban terhadap kafe yang tidak menerapkan protokol kesehatan, Jumat (26/12/2020) malam

PADANG, KOMPAS.com - Tiga pengelola kafe di objek wisata di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, diberi sanksi oleh tim yustisi setelah kedapatan melanggar protokol kesehatan, Jumat (26/12/2020) malam.

Satu pengelola kafe bahkan didenda Rp 500.000 dan dua lagi diberi peringatan tertulis oleh tim Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, Polri, TNI dan Perhubungan.

"Saat turun ke lapangan, kita temukan kafe yang masih belum menerapkan protokol kesehatan. Kita tindak dan beri sanksi," kata Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesisir Selatan Dailipal saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (27/12/2020).

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 36 Pelaku Usaha di Objek Wisata Pantai Carocok Sumbar Diberi Sanksi

Menurut Dailipal, sanksi yang diberikan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Dalam Perda AKB itu, pengelola kafe yang tidak mematuhi protokol kesehatan dapat disanksi berjenjang mulai teguran tertulis, denda, penutupan aktivitas hingga pidana kurungan 1 bulan atau denda Rp 15 juta.

Dailipal berharap, pengelola kafe dan restoran mematuhi protokol kesehatan dengan menyedikan tempat cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Apalagi, saat libur Natal dan Tahun Baru diprediksi jumlah kunjungan ke objek wisata di Pesisir Selatan meningkat.

"Kita berharap pengelola kafe dan restoran mematuhinya. Jumlah kunjungan akan meningkat, tanpa protokol kesehatan yang ketat tentu bisa menyebarkan Covid-19," kata Dailipal.

Baca juga: Obyek Wisata di Padang Tetap Buka di Malam Pergantian Tahun, tapi...

Dikatakan Dailipal, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap kafe dan restoran guna memastikan penerapan protokol kesehatan.

"Jika masih ada yang membandel akan kita tindak tegas sesuai dengan Perda AKB. Sanksinya bisa pidana kurungan 1 bulan atau denda Rp 15 juta," pungkas Dailipal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X