Gubernur Kaltim Rilis Edaran Antisipasi Covid-19, Atur Pendatang hingga Perayaan Tahun Baru

Kompas.com - 26/12/2020, 10:09 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat menghadiri Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Balikpapan, Kaltim, Jumat (20/11/2020). Dok. Biro Humas Pemprov Kaltim Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat menghadiri Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Balikpapan, Kaltim, Jumat (20/11/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengeluarkan surat edaran yang mengatur libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 di wilayahnya.

SE Nomor: 440/7874/0641-II/B.Kesra ini mengatur pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk Kaltim melalui udara, darat dan laut wajib menunjukkan surat keterangan non-reaktif rapid test antibodi atau antigen, dan atau hasil negatif uji swab berbasis PCR.

Khusus tranportasi udara, hasil itu paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan serta mengisi e-HAC Indonesia.

Baca juga: Usai Pilkada, 9 Kabupaten dan Kota di Kaltim Masuk Zona Merah Covid-19

Masa berlaku surat keterangan hasil negatif Covid-19 selama 14 hari sejak diterbitkan.

Kemudian, pelaku perjalanan juga perlu memastikan surat hasil tes kesehatan tersebut masih berlaku selama berada di wilayah Kaltim.

Tak hanya mengatur arus keluar masuk Kaltim, edaran tersebut juga meminta masyarakat tidak menggelar pesta di luar maupun dalam ruang baik Natal maupun Tahun Baru 2021.

Warga juga dilarang menggunakan petasan, kembang api dan sejenisnya.

Jika ketentuan tersebut dilanggar baik perorangan, pelaku usaha, pengelola maupun penanggungjawab tempat akan diberi sanksi tegur dan denda sesuai Peraturan Gubernur Kaltim nomor 48/2020 serta peraturan perundang-undangan lainnya.

Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak berharap edaran tersebut bisa dipatuhi bersama terlebih pelaku perjalanan masuk maupun keluar Kaltim.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Desember 2020

Dengan begitu jumlah terkonfirmasi positif bisa ditekan dan diperketat dengan penerapan protokol Covid-19.

"Salah satu penyumbang angka positif Covid-19 di Kaltim ini karena orang keluar masuk. Terlebih para pekerja," ungkap Andi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (26/12/2020).

Untuk diketahui sejak dua bulan terakhir dari November hingga Desember 2020 kasus positif Covid- 19 di Kalimantan Timur terus meningkat.

Berdasarkan rilis harian Satgas Covid-19 Kaltim, rata-rata kenaikan angka positif per hari 100 sampai 200 kasus.

Pada pertengahan Desember 2020 peningkatan kasus harian terus tambah jadi 300 sampai 400 kasus per hari.

Angka tersebut bergerak naik turun namun tetap di atas 100 kasus per hari.

Data per Jumat (25/12/2020) total angka positif di Kaltim mencapai 25.481 kasus, 3.431 kasus masih dirawat, 21.341 sembuh dan 709 meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X