Setelah 19 Jam Pencarian, Tim SAR Akhirnya Temukan Korban Tertimbun Longsor di Lembang

Kompas.com - 26/12/2020, 07:32 WIB
Sar gabungan masih melakukan pencarian satu orang tertimbun di Kampung Lebak Cihideung Desa Jayagiri Kecamatan Lembang Kab Bandung. Foto SAR Kota BandungSar gabungan masih melakukan pencarian satu orang tertimbun di Kampung Lebak Cihideung Desa Jayagiri Kecamatan Lembang Kab Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dedi Rohendi (43) korban tertimbun longsor di Kampung Lebak Cihideung, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat  ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Setelah proses evakuasi yang dilakukan berjam-jam akhirnya tim berhasil menemukan Dedi tertimbun material longsor kurang lebih sedalam 1 meter sekitar pukul 18.39 WIB.

"Ditemukan dalam keadaan meninggal," kata kepala seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono dalam keterangannya, Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Longsor Timbun 2 Rumah di Lembang, 1 Orang Hilang

Tim kemudian mengevakuasi korban sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung membawa jenazahnya ke rumah duka.

Pencarian korban sendiri dilakukan dengan berbagai upaya mulai dari penggalian secara manual hingga mengerahkan anjing pelacak (K9). Pencarian pun sempat terhambat hujan. Meski begitu, tim terus melakukan pencarian.

Seperti diketahui, perisitiwa longsor ini terjadi pada Kamis (24/12/2020) setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya.

Tebing setinggi 10 meter mengalami longsor dan menimbun dua rumah di bawahnya.

Empat orang penghuni rumah pun tertimbun, tiga di antaranya bernama Ani Suryani (41), Dani (19), dan Adi (5) berhasil diselamatkan, akan tetapi Dedi masih hilang dalam timbunan material.

Baca juga: Tambang Pegunungan Kendeng Pati Longsor, Sopir Truk Tewas Tertimbun

Tim SAR gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan dan warga setempat kemudian melakukan upaya pencarian korban dengan berbagai upaya lantaran alat berat terkendala akses jalan yang tidak bisa dilintasi.

Setelah 19 jam pencarian akhirnya korban pun berhasil ditemukan, akan tetapi nyawanya tak terselamatkan.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal. Total pencarian memakan waktu 19 jam," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Duddy Prabowo.

Menurutnya, enam rumah dinilai rawan terancam longsor sehingga perlu dikosongkan sementara mengingat musim hujan masih berlangsung hingga Januari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X