Kronologi Sepasang Kekasih Curi Ponsel Keponakan Menteri Pertanian, Polisi: Hasilnya Dibagi 2

Kompas.com - 25/12/2020, 21:14 WIB
Ilustrasi pencuri LuckyBusinessIlustrasi pencuri

KOMPAS.com - Pria berinisial TS (34) dan perempuan berinisial KF (24) ditangkap polisi karena diduga mencuri ponsel seorang dokter berinisial MFP pada Minggu (20/12/2020).

Pencurian itu dilakukan di rumah MFP yang merupakan keponakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman mengatakan, kedua pelaku merupakan pasangan kekasih.

"Jadi dua pelaku ini berkomplot melakukan pencurian sebuah handphone Vivo milik korban. Wanita KF masih aktif sebagai asisten rumah tangga di rumah korban ketika melakukan," kata Iqbal saat dihubungi, Jumat (25/12/2020).

Iqbal menjelaskan, kasus pencurian itu dilakukan KF di rumah majikannya pada Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Anak Guru Besar UGM Diduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras Saat Bersepeda

Saat itu, korban MFP dan penghuni rumah lainnya sedang keluar. Setelah membawa kabur ponsel tersebut, KF bertemu dengan kekasihnya TS.

"Ponsel dibawa kabur, ketemu dengan lelaki TS. Mereka sepakat untuk menjual handphone itu lalu dibagi dua hasilnya," ujar Iqbal.

Ponsel curian dijual

Pasangan kekasih itu lalu menjual ponsel yang dicuri itu seharga Rp 1,7 juta. Dari uang tersebut, mereka membeli ponsel bekas merek Samsung J4 dan Sony Xperia Z3.

Setelah menerima laporan dari korban, polisi menyelidiki kasus pencurian tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Regional
Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Regional
Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X