Narapidana Kasus Korupsi di Makassar Tidak Dapat Remisi di Hari Raya Natal

Kompas.com - 25/12/2020, 18:46 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 31 narapidana di Kota Makassar mendapatkan remisi di di Hari Raya Natal, Jumat (25/12/2020). Namun, dari narapidana yang mendapatkan remisi tersebut, tak ada satu pun napi kasus korupsi. 

Adapun 31 narapidana yang mendapatkan remisi berasal dari Rutan Klas 1 Makassar dan Lapas Klas IA Makassar. Rinciannya, 13 narapidana mendapat remisi di rutan sedangkan sisanya berada di Lapas Makassar. 

Kepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi menyebutkan, dari 13 narapidana yang mendapat remisi, dua di antaranya mendapatkan hak asimilasi rumah. 

"Yang diusul memang 13. Sudah memenuhi syarat. Pengurangan masa hukuman bervariatif 9 orang dapat 1 bulan, 4 orang dapat 15 hari," ujar Sulistyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/12/2020).

Baca juga: 11.669 Napi Kristen dan Katolik Dapat Remisi Natal, 195 Langsung Bebas

Sulistyadi mengungkapkan saat ini, penghuni Rutan Makassar masih mengalami pembengkakan dimana masih ada 1.562 penghuni dari kapasitas 1.000 orang. 

Dia berharap dengan remisi yang diberikan kepada belasan narapidana itu dapat memotivasi napi yang lain untuk terus berkelakuan baik.

"Jangan sekadar menjadi penanda pengurangan masa pidana, namun harusnya mampu meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik lagi," ujar Sulistyadi.

Sementara itu Kepala Lapas Klas IA Makassar Robianto menyebut narapidana yang mendapatkan remisi kali ini diberikan kepada pemeluk agama Protestan dan Katolik. 

Dia merinci, ada 48 narapidana yang beragama Kristen Protestan dan Katolik yang saat ini berada di Lapas Makassar. Namun, hanya ada 18 yang memenuhi syarat untuk remisi. 

Itu pun, kata Robianto berasal ari narapidana kasus pidana umum.

"Remisi 15 hari, satu orang. 1 bulan, 10 orang. 1 bulan 15 hari, satu orang, dan dua bulan ada enam orang," ujar Robianto. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X