Kurva Kasus Covid-19 di Banyumas Masih Naik, Ahli: Secara Teori Belum Bisa New Normal

Kompas.com - 24/12/2020, 12:44 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih terus bertambah.

Tim Ahli Satgas Covid-19 Banyumas dr Yudhi Wibowo mengatakan, puncak kasus Covid-19 di Banyumas diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun ini atau bahkan bisa berlanjut hingga awal tahun depan.

"Dari kurva epidemi bahwa Covid-19 di Banyumas terlihat sedang menuju puncak pandemi di akhir tahun 2020, bahkan kemungkinan berlanjut sampai awal tahun 2021," kata Yudhi melalui keterangan resmi, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Cerita Intan, Siswi SMP yang Bongkar Celengan Bantu Warga Terdampak Covid-19

Untuk itu, menurut Yudhi, dari kajian akademis saat ini sebenarnya belum waktunya penerapan adaptasi kebiasaan baru atau new normal dalam kehidupan sehari-hari.

"Secara teori atau akademisi, jika kurva epidemi masih menunjukkan ke arah puncaknya seharusnya belum dibenarkan diterapkan langkah-langkah new normal," ujar Yudhi.

Idelanya, adaptasi kebiasan baru diterapkan apabila puncak pandemi sudah menunjukkan penurunan minimal dua minggu atau selama empat minggu.

"Artinya bahwa daerah tersebut masuk zona hijau baru bisa diterapkan adaptasi kebiasan baru," jelas dosen Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto ini.

Baca juga: 5 Penumpang Pesawat dari Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pontianak

Namun, karena pertimbangan ekonomi, sosial budaya dan lainnya, hal ini tidak dapat diterapkan secara ideal.

Oleh karena itu, semua pihak harus disiplin menjalankan protokol kesehatan agar dapat memutus rantai penularan di masyarakat.

"Untuk dapat menurunkan puncak pandemi, sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak termasuk masyarakat agar terus disiplin terhadap protokol kesehatan," kata Yudhi.

Sementa itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, hingga saat ini total kasus Covid-19 telah mencapai 4.425.

Rinciannya, sebanyak 3.760 orang telah sembuh, 180 orang meninggal dunia, 334 orang dirawat di rumah sakit, 46 orang di rumah karantina dan 105 orang karantina mandiri di rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X