Kompas.com - 23/12/2020, 22:40 WIB
Tersangka ini diketahui telah menjadi DPO polisi sejak empat bulan lalu, setelah berhasil melarikan diri dan menjebol tahanan Polsek Sukarami pada Kamis (9/7/2020) kemarin. HANDOUTTersangka ini diketahui telah menjadi DPO polisi sejak empat bulan lalu, setelah berhasil melarikan diri dan menjebol tahanan Polsek Sukarami pada Kamis (9/7/2020) kemarin.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Asril (36), buronan yang kabur dari sel tahanan Polsek Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, ditembak mati polisi saat tersangka akan ditangkap di tempat persembunyiannya di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Rabu (23/12/2020).

Tersangka ini diketahui masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi sejak empat bulan lalu, setelah melarikan diri dengan menjebol sel tahanan Polsek Sukarami pada Kamis (9/7/2020) kemarin.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, pihaknya mendapat informasi keberadaan Asril dari pacar tersangka.

Petugas kemudian melakukan penggerbekan di kawasan Palem Raya, Kabupaten Ogan Ilir.

"Namun ketika di rumah persembunyiannya kami gerebek, tersangka tidak ada. Kemudian kami menyisir di sekitar rumah tersebut," kata Anom saat gelar perkara.

Baca juga: Kronologi Tahanan Kabur Saat Penjaga yang Dipijat Tertidur

Saat penyisiran berlangsung, tersangka Asril rupanya bersembunyi di semak-semak. Selanjutnya, ia langsung mengeluarkan senjata api rakitan dan berupaya menembak polisi.

"Sehingga petugas langsung mengambil tindakan tegas dan tersangka tewas terkena tembakan di dada. Tersangka sebelumnya sudah ditahan atas kasus curas (perampokan), tapi melarikan diri dari tahanan polsek," ujar Kapolres.

Anom mengungkapkan, dengan tertangkapnya Asril, maka polisi tinggal memburu satu DPO lagi.

Sementara,  tiga tersangka lainnya sudah lebih dulu ditangkap tak lama setelah mereka kabur.

"Dari tersangka Asril ini kami dapatkan senjata api rakitan dan sajam. Satu masih DPO," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X