KARAWANG, KOMPAS.com - Penetapan bupati dan wakil bupati terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada Karawang) 2020 bakal dilakukan pertengahan Januari 2021.
Hal ini menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang Miftah Farid mengungkapkan, hasil konsultasi dengan KPU RI dan MK, penetapan calon terpilih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) yang akan dikeluarkan oleh MK pada 18 Januari 2021.
"Sehingga penetapan calon terpilih dapat dilakukan 19-23 Januari 2021," ujar Farid saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (23/12/2020).
Baca juga: Sudah Terbitkan Edaran, Bupati Karawang Pastikan Tak Ada Potensi Kerumunan saat Tahun Baru
Farid menyebut, hingga saat ini belum ada permohonan gugatan untuk Pilkada Karawang.
Di Jabar, gugatan yang masuk dari Pangandaran, Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung.
Diketahui, hasil pleno rekapitulasi pemilihan Bupti dan Wakil Bupati Karawang 2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang menyatakan pasangan calon nomor urut dua, Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh unggul dengan perolehan suara 60,05 persen.
Pleno KPU digelar mulai Selasa (15/12/2020) hingga Rabu (16/12/2020) dini hari.
Rapat yang juga disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube KPU Karawang itu dihadiri saksi paslon, Bawaslu, dan pihak terkait.
Jika pun Pilkada Karawang ada gugatan, KPU Karawang bakal mengikuti ketentuan yang perlaku.
Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.
Syarat & Ketentuan