Kompas.com - 23/12/2020, 11:55 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Terdapat 2 kejadian besar keracunan massal yang menyebabkan banyak orang jadi korban di wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2020. Bahkan ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kedua kejadian itu diketahui disebabkan karena para korbannya keracunan seusai menyantap hidangan makanan pesta ulang tahun.

Di wilayah Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, total korban akibat menyantap nasi kuning hidangan pesta ulang tahun sebanyak 215 orang pada Rabu (7/10/2020).

Sedangkan, sebulan kemudian giliran di wilayah Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, total korban keracunan akibat nasi kuning hidangan pesta ulang tahun sebanyak 74 orang pada Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Keracunan Massal di Tasikmalaya Ditetapkan Jadi KLB, Total Korban 215 Orang

Keracunan massal gara-gara nasi kuning di Kota Tasikmalaya, 215 orang jadi korban

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sampai Senin (12/10/2020), total korban keracunan massal nasi kuning di wilayahnya menembus 215 orang.

Sebanyak 171 orang di antaranya sudah sembuh, serta sisanya 44 orang sempat menjalani perawatan di ruang kelas sekolah, puskesmas, klinik, dan rumah sakit sampai akhirnya sembuh.

Mereka sempat dirawat di ruang darurat kelas SDN Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi.

Sebanyak 215 korban keracunan massal itu hampir semua korban merupakan keluarga penyelenggara acara dari belasan kampung dan beberapa kelurahan di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menetapkan musibah keracunan massal nasi kuning di acara ulang tahun seorang pengusaha sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Total jumlah korban sebanyak 215 orang dan semua biaya perawatannya akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Warga Tasikmalaya yang Keracunan Massal Dirawat di Madrasah dan RS

Keracunan massal makanan pesta ultah di Kab Tasikmalaya, 74 orang jadi korban

Sedangkan, korban keracunan massal seusai menyantap nasi kuning hidangan pesta ulang tahun di Desa Cikunteun, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, tercatat total seluruhnya sebanyak 74 orang.

Sebagian besar korban yakni rombongan berjumlah 46 orang asal Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang sebelumnya sengaja datang bersama-sama ke acara ulang tahun tersebut.

Kebanyakan korban dirawat di ruang darurat madrasah Kampung Cilimus.

Dokter Puskesmas Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Fitriani Firdaus, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (17/11/2020), mengatakan belum zat apa yang jadi penyebab keracunan massal tersebut. 

"Tapi yang pasti penyebab keracunan ini akibat asupan makanan yang tak sesuai dengan pencernaan dan adanya bakteri yang masuk. Namun, pastinya nanti hasil uji lab sudah keluar baru akan diketahui," katanya.

Baca juga: Puluhan Pasien Keracunan Massal di Tasikmalaya Cuma Ditangani 1 Dokter Puskesmas

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Regional
HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

Regional
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.