Kaleidoskop 2020, Kasus Keracunan Massal di Tasikmalaya, Korban Ratusan tapi Tak Ada Hasil Penyelidikan

Kompas.com - 23/12/2020, 11:55 WIB
Korban keracunan massal nasi kuning terus bertambah dan berdatangan ke Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKorban keracunan massal nasi kuning terus bertambah dan berdatangan ke Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (8/10/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Terdapat 2 kejadian besar keracunan massal yang menyebabkan banyak orang jadi korban di wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2020. Bahkan ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kedua kejadian itu diketahui disebabkan karena para korbannya keracunan seusai menyantap hidangan makanan pesta ulang tahun.

Di wilayah Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, total korban akibat menyantap nasi kuning hidangan pesta ulang tahun sebanyak 215 orang pada Rabu (7/10/2020).

Sedangkan, sebulan kemudian giliran di wilayah Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, total korban keracunan akibat nasi kuning hidangan pesta ulang tahun sebanyak 74 orang pada Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Keracunan Massal di Tasikmalaya Ditetapkan Jadi KLB, Total Korban 215 Orang

Keracunan massal gara-gara nasi kuning di Kota Tasikmalaya, 215 orang jadi korban

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sampai Senin (12/10/2020), total korban keracunan massal nasi kuning di wilayahnya menembus 215 orang.

Sebanyak 171 orang di antaranya sudah sembuh, serta sisanya 44 orang sempat menjalani perawatan di ruang kelas sekolah, puskesmas, klinik, dan rumah sakit sampai akhirnya sembuh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka sempat dirawat di ruang darurat kelas SDN Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi.

Sebanyak 215 korban keracunan massal itu hampir semua korban merupakan keluarga penyelenggara acara dari belasan kampung dan beberapa kelurahan di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menetapkan musibah keracunan massal nasi kuning di acara ulang tahun seorang pengusaha sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Total jumlah korban sebanyak 215 orang dan semua biaya perawatannya akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Warga Tasikmalaya yang Keracunan Massal Dirawat di Madrasah dan RS

Keracunan massal makanan pesta ultah di Kab Tasikmalaya, 74 orang jadi korban

Sedangkan, korban keracunan massal seusai menyantap nasi kuning hidangan pesta ulang tahun di Desa Cikunteun, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, tercatat total seluruhnya sebanyak 74 orang.

Sebagian besar korban yakni rombongan berjumlah 46 orang asal Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang sebelumnya sengaja datang bersama-sama ke acara ulang tahun tersebut.

Kebanyakan korban dirawat di ruang darurat madrasah Kampung Cilimus.

Dokter Puskesmas Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Fitriani Firdaus, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (17/11/2020), mengatakan belum zat apa yang jadi penyebab keracunan massal tersebut. 

"Tapi yang pasti penyebab keracunan ini akibat asupan makanan yang tak sesuai dengan pencernaan dan adanya bakteri yang masuk. Namun, pastinya nanti hasil uji lab sudah keluar baru akan diketahui," katanya.

Baca juga: Puluhan Pasien Keracunan Massal di Tasikmalaya Cuma Ditangani 1 Dokter Puskesmas

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X