Berubah dari Rencana Awal, Wisatawan ke Malang Bisa Pilih Rapid Test Antigen atau Antibodi

Kompas.com - 23/12/2020, 07:34 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji saat diwawancara di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (22/12/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang Sutiaji saat diwawancara di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (22/12/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah daerah di Malang Raya memberi opsi kepada wisatawan yang akan ke Malang saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

Wisatawan bisa memilih membawa surat keterangan nonreaktif berdasarkan rapid test antigen atau antibodi.

Kewajiban rapid test untuk wisatawan itu sebagai upaya penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata dan tempat penginapan.

Sebab, Kota Malang diprediksi kedatangan wisatawan yang menikmati libur Natal dan Tahun Baru.

 

"Kita sudah komunikasi antara kami, Ibu Wali Kota Batu, dan kita koordinasi dengan Pemerintah Provinsi bahwa pilihan. Di edaran kami buat rapid test antibodi atau antigen," kata Wali Kota Malang, Sutiaji di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (22/12/2020).

Edaran yang dimaksud Sutiaji adalah Surat Edaran (SE) Nomor 34 Tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol kesehatan wisatawan atau pendatang dari luar kota yang menginap di hotel dan usaha sejenisnya serta pengunjung tempat wisata di Kota Malang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kewajiban Rapid Test Antigen di Kota Malang Hanya untuk Wisatawan yang Menginap

SE yang baru dikeluarkan itu mengatur kewajiban bagi wisatawan untuk rapid test antigen atau antibodi sebelum ke lokasi wisata atau penginapan.

Pengelola tempat wisata dan penginapan diminta menolak wisatawan yang tidak membawa berkas rapid test atau yang dinyatakan reaktif.

"Wisatawan yang tidak rapid test ditolak, tidak boleh dilayani," katanya.

Sutiaji mengatakan, wisatawan bisa membawa surat keterangan rapid test dengan hasil nonreaktif.

"Mereka (wisatawan) yang menyiapkan. Mereka sudah ada (surat hasil) rapid test," katanya.

Berubah dari rencana awal

Keputusan Pemkot Malang memberi pilihan rapid test antigen atau antibodi ini berubah dari rencana awal. Awalnya, Sutiaji mengatakan, wisatawan ke Kota Malang wajib menjalani rapid test antigen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X