Kompas.com - 21/12/2020, 20:22 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat memberikan secara simbolis bantuan kuota internet sebesar 10GB kepada pelajar untuk digunakan selama satu bulan penuh secara gratis selama mengikuti proses belajar daring, Rabu (26/8/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat memberikan secara simbolis bantuan kuota internet sebesar 10GB kepada pelajar untuk digunakan selama satu bulan penuh secara gratis selama mengikuti proses belajar daring, Rabu (26/8/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tak mewajibkan para pendatang dari luar wilayah untuk melampirkan hasil rapid test antigen sebagai salah satu syarat screening awal pencegahan Covid-19.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, saat ini mereka hanya memperketat penerapan protokol kesehatan untuk menekan angka penularan Covid-19.

Namun, jika dalam kondisi situasional, pemberlakuan rapid test antigen untuk pintu keluar masuk baru akan diterapkan.

"Untuk sekarang hanya di tempat tertentu yakni bandara dan pelabuhan. Tapi jika urgent baru diberlakukan,"kata Herman, usai menghadiri apel operasi Lilin Musi 2020, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Pilkada Sumsel di 7 Kabupaten, Tiga Petahana Tumbang

Herman menjelaskan, pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti masyarakat diminta untuk mengikuti protokol kesehatan terutama di rumah ibadah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, untuk dijalur resmi serta seperti jalan tol, bandara dan pelabuhan juga akan dilakukan pengawasan ketat oleh petugas kesehatan serta Satgas Covid-19.

"Jangan sampai perayaan nantal ini  sebagai klaster baru. Sehingga semuanya harus sesuai dengan protokol kesehatan," ujar Herman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan resmi untuk mewajibkan para pendatang yang keluar masuk harus menyertakan hasil pemeriksaan rapid test antigen.

Namun, warga Sumatera Selatan akan menyesuaikan peraturan di luar daerah ketika akan melakukan kunjungan.

"Misal ada warga yang mau ke Jawa atau Bali baru rapid test antigen sesuai aturan daerahnya. Tapi kalau masuk (ke Sumsel) belum ada aturan itu," ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Kepri Tolak Pemberlakuan Rapid Test Antigen

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X