Kompas.com - 21/12/2020, 16:45 WIB
Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat rapat koordinasi dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru di ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas bupati, Senin (21/12/2020). KOMPAS.COM/DOK HUMAA PEMKAB KEBUMENBupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat rapat koordinasi dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru di ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas bupati, Senin (21/12/2020).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Jawa Tengah, meminta kepada masyarakat agar tidak menggelar perayaan Tahun Baru karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

Bupati Kebumen Kiai Yazid Mahfudz mengatakan, saat ini kasus virus corona (Covid-19) di Kebumen masih tinggi.

"Potensi kerumunan seperti perayaan tahun baru saya imbau untuk ditiadakan," kata Yazid saat rapat koordinasi dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru di ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas bupati, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Kebumen: Paslon Tunggal Unggul dari Kotak Kosong

Yazid meminta masyarakat tidak merayakan malam pergantian tahun, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Dalam kesempatan itu, Yazid meminta kepada seluruh camat agar terus mengingatkan masyarakat di wilayahnya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, dia juga diminta untuk meminimalisasi aktivitas yang berpotensi mengakibatkan penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Yazid mengimbau, kepada seluruh pimpinan OPD beserta jajarannya ikut mendukung dan menjaga keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Sehingga masyarakat, khususnya yang melaksanakan perayaan natal dapat merayakannya dengan nyaman, aman dan penuh kedamaian," katanya.

Baca juga: Banjir di Kebumen Ternyata akibat Tanggul yang Sengaja Dijebol

Dia menambahkan, di masa pandemi ini protokol kesehatan harus tetap diterapkan, baik di tempat ibadah saat melaksanakan perayaan Natal di pasar tradisional, pasar modern, objek wisata, layanan transportasi umum, dan layanan kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X