Sepak Terjang Zulkarnaen, Otak Teroris Jamaah Islamiyah, Dicurigai Warga karena Menolak Dibawa Satgas Covid-19

Kompas.com - 21/12/2020, 13:15 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan dan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat menggali informasi dari warga sekitar rumah Zulkarnaen. Dok. ISTIMEWAKabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan dan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat menggali informasi dari warga sekitar rumah Zulkarnaen.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Buronan kelas kakap kasus Bom Bali 2, Zulkarnaen alias Abdul Rahman pernah dicurigai warga setempat sebelum ditangkap Densus 88.

Zulkarnaen adalah salah satu tokoh Jamaah Al Islamiyah (JI) yang menyusun strategi sejumlah teror di Jakarta dan otak Bom Bali 2.

Kecurigaan warga tersebut lantaran Zulkarnaen sempat menolak saat dibantu untuk pengobatan oleh satgas Covid-19 setempat.

Supriyanto, tetangga sebelah rumah mengatakan, beberapa hari sebelum Zulkarnaen ditangkap oleh Tim Densus 88 pada 10 Desember 2020 kemarin.

"Yang bersangkutan ini kan sakit, batuk-batuk. Nah, warga sini coba bantu untuk bawa ke puskesmas," kata Supriyanto saat ditemui di lokasi, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Detik-detik Lion Air Tergelincir di Bandara Lampung, Keluar Jalur Saat Berbelok

Jarang terlihat wajahnya

Namun, Zulkarnaen menolak dibawa ke puskesmas. Bahkan sampai satgas Covid-19 desa turun tangan, Zulkarnaen tetap tidak mau dibawa berobat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di situ warga mulai curiga, apalagi memang pas awal pindah di sini, dia (Zulkarnaen) selalu pakai masker, jarang keliatan wajahnya," kata Supriyanto.

Sehingga, ketika Tim Densus mendatangi rumah tersangka yang berada di Desa Taman Fajar, Probolinggo, Lampung Timur itu pada sekitar pukul 00.00 WIB, warga tidak terlalu terkejut.

"Ada (warga) yang kaget, ada juga ya nggak (kaget). Karena, ya itu, udah banyak yang curiga," kata Supriyanto.

Menurut Supriyanto, selama tinggal di lingkungan itu, Zulkarnaen diketahui hanya di rumah saja.

"Beternak ayam kampung di belakang rumah, nggak pernah kemana-mana," kata Supriyanto.

Baca juga: Cerita Tetangga Teroris Lampung, Curiga 1,5 Tahun Tinggal Selalu Pakai Masker dan Jarang Bergaul

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X