Jelang Pilkades, Warga Resah Camat Ancam Coret Penerima PKH Jika Tak Coblos Calon Rekomendasinya

Kompas.com - 21/12/2020, 06:02 WIB
Daftar Pemilih Tetap pemilihan kepala desa di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Ngawi. Pilkades akan dilaksanakan tanggal 23 Desember 2020. KOMPAS.com/SUKOCODaftar Pemilih Tetap pemilihan kepala desa di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Ngawi. Pilkades akan dilaksanakan tanggal 23 Desember 2020.

NGAWI, KOMPAS.com  -  Jelang pemilihan kepala desa (Pilkades), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur resah dengan beredarnya informasi seputar pilkades

Informasi yang beredar, Camat Kendal mengancam akan mencoret warga penerima PKH jika tidak memilih salah satu calon kepala desa yang direkomendasikannya.

Sebelumnya, sejumlah ketua kelompok PKH mengaku dikumpulkan Camat Kendal di rumah makan Pawon Sewu Kabupaten Magetan pada Jumat (18/12/2020). 

Di tempat itu, mereka diancam akan dicoret bagi penerima PKH dan bagi ketua kelompok PKH akan diganti jika tidak memilih salah satu calon kepala desa.

Baca juga: Suami Lawan Istri hingga Bapak Vs Anak di Pilkades Serentak Kabupaten Ciamis

Lantaran informasi ancaman tersebut sudah meresahkan, Pj Kepala Desa Sidorejo Ahmad Noto Yudo mengatakan, pihak desa akhirnya berinisiatif mengumpulkan ketua-ketua kelompok PKH di Balai Desa pada Minggu (20/12/2020)

Agendanya yakni untuk memberikan pemahaman kepada warga terkait informasi yang meresahkan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

“Kami resah, bahkan ada rekan kami yang sakit gara-gara mikir itu. Dapat uang tapi belum kami buka,” ujar salah satu ketua kelompok PKH Desa Sidorejo, dalam di Balai Desa Sidorejo, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Sleman Gunakan Sistem E-voting dalam Pelaksanaan Pilkades

Pj Kepala Desa Sidorejo Ahmad Noto Yudo kemudian meluruskan bahwa pemilihan Kepala Desa Sidorejo tidak ada kaitannya dengan penerima manfaat PKH. 

Sebab yang berhak menentukan dicoret atau tidak penerima PKH adalah Kementerian Sosial dan usulan penerima PKH merupakan hasil dari musyawarah desa, bukan Camat Kendal.

“Warga kami memang resah dan kami pastikan bahwa pilkades tidak mempengaruhi dicoret atau tidak penerima PKH,” kata Ahmad, Minggu. 

 

Camat bantah ancam warga

Dikonfirmasi secara terpisah, Camat Kendal Kusnu Heri Purwanto membantah jika ada pertemuan antara dirinya dengan sejumlah ketua kelompok PKH di rumah makan Pawon Sewu, Kabupaten Magetan pada Jumat (18/12/2020).

Dia juga membantah telah mengancam akan mencoret warga penerima PKH jika tidak memilih salah satu calon kepala desa yang dia rekomendasikan.

“Tidak ada, itu tidak benar. Situasi saat ini dimanfaatkan oleh oknum,” tulisnya melalui pesan singkat ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu. 

Sebagai tambahan informasi, pemilihan Kepala Desa Sidorejo akan dilaksanakan pada 23 Desember 2020 mendatang diikuti oleh lima orang calon.

Sebanyak lebih dari 5.000 pemilik hak suara warga Desa Sidorejo akan memilih di 14 TPS yang disediakan oleh penitia pemilihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.